Kunjungi Iraq, Trump Nyatakan Peran Sebagai ‘Polisi Dunia’ Berakhir

Trump belum menyatakan rencananya untuk menarik lebih dari 5.000 pasukan Amerika di Iraq yang tengah memerangi ISIS

Indonesiainside.id, Jakarta– Presiden Donald Trump melakukan kunjungan singkat ke Iraq – pertama kali ia mengunjungi militer AS di bidang konflik – untuk mempertahankan keputusan untuk menarik pasukan dari Suriah dan menyatakan berakhirnya peran AS sebagai “kebijakan” internasional.

Kunjungan mendadak ini dilakukan hanya beberapa hari setelah pengunduran diri Menteri Pertahanan, Jim Mattis, karena dia tidak setuju dengan Trump terkait dengan strategi AS di kawasan.

Didampingi Ibu Negara Melania Trump, Trump melakukan kunjungan ke Iraq “pada malam Natal” untuk berterima kasih kepada tentaranya atas “pelayanan, keberhasilan dan pengorbanan mereka”, demikian keterangan Gedung Putih.

Seklain didampingi Melania, ia juga didampingi Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dengan pesawat Air Force One ke pangkalan udara al-Asad, di sebelah barat ibu kota Baghdad, untuk bertemu tentara AS di restoran pangkalan tersebut.

Dia menghabiskan sekitar tiga jam di pangkalan itu dalam kunjungan pertamanya ke Iraq.Trump mendarat pukul 19.16 waktu setempat di Pangkalan Udara Al-Asad di Iraq barat, ditemani istrinya Melania.

Presiden berbicara dengan sekitar 100 orang yang sebagian besar anggota pasukan elit dan kemudian secara terpisah dengan para pemimpin militer, sebelum berangkat berjam-jam kemudian, menurut koresponden AFP.
Pertemuan yang dijadwalkan dengan Perdana Menteri Iraq Adel Abdel Mahdi dibatalkan dan digantikan dengan panggilan telepon.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here