Bateri Rokok Elektronik Sebabkan Kebakaran Penerbangan American Aisline

Bandara Internasional O'Hare, Foto: AP

Oleh: Nurcholis

138 penumpang dan enam kru selamat dalam insiden kebakaran itu.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kebakaran terjadi pada penerbangan American Airlines tak lama setelah mendarat di Bandara Internasional O’Hare di Chicago, AS pada Jumat (4/1) yang disebabkan baterai e-cigarette (rokok elektrik) milik salah seorang penumpang.

Koran USA Today menukil juru bicara, Ross Feinstein, American Airlines mengatakan hari Senin (7/1) bahwa api telah dengan cepat dipadamkan oleh kru pesawat yang sangat terlatih.

American Airlines juga merilis sebuah pernyataan kepada Newsweek, untuk menginformasikan bahwa semua dari 138 penumpang dan enam awak tidak ada yang terluka akibat insiden.

“Kita sangat bersyukur kepada kru yang cepat bertindak untuk memastikan bahwa penumpang kami aman, ” ujarnya.

“Mereka (awak kabin) telah dilatih untuk menangani kebakaran ringan yang disebabkan oleh baterai berenergi tinggi. Sebagai bagian dari manajemen keselamatan dan mitigasi risiko, kami selalu mengevaluasi cara-cara tambahan untuk meningkatkan prosedur yang ada untuk memastikan keselamatan penumpang yang berada di dalam kabin,” tuturnya.

Pihak American Airlines mengatakan, terbakarnya e-cigarette ini dilatarbelakangi oleh proses _“thermal runway event”, kondisi dimana temperatur mengalami peningkatan yang akan menyulut e-cigarette meledak lalu terbakar.

Bagaimanapun, American Airlines akan melaporkan insiden ini kepada Federal Aviation Administration (FAA).

E-cigarette sudah dilarang untuk masuk ke dalam bagasi sejak tahun 2016 silam, pun dengan melakukan pengisian daya e-cigarette di dalam kabin. Larangan ini mulai diberlakukan sejak adanya beberapa insiden kebakaran kecil yang menganggu penerbangan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here