Lari Dari Keluarga, Remaja Saudi Mencari Suaka Di Thailand

Rahaf Mohammed al-Qunun (18), Foto: BBC

Oleh: Nurcholis

Arab Saudi mengaku tidak akan meminta ekstradisi salah satu warga negaranya yang mencari suaka di Thailand ini.

Indonesiainside.id, Jakarta — Seorang remaja Arab Saudi yang melarikan dari dari keluarganya dan mencari suaka politik di Thailand telah meninggalkan bandara Bangkok di bawah perlindungan Badan Pengungsi PBB (UNHCR), kata seorang pejabat Thailand.

“Dia diizinkan untuk tinggal di sini, dan sekarang di bawah perawatan UNHCR,” kata Kepala Tak Bernoda, Surachate Hakparn dikutip Aljazeera.

“Dia meninggalkan bandara dengan UNHCR,” tambah Surachate.

Surachate Hakparn mengatakan badan PBB akan mengambil minimal lima sampai tujuh hari untuk mengevaluasi kasusnya, dan tak akan mengembalikan paksa ke Arab Saudi.

Rahaf Mohammed al-Qunun (18), melarikan diri dari keluarganya dengan alasan menghadapi serangan fisik, lalu mengunci diri di kamar hotel di bandara ibu kota.

Ia melarikan diri dari Kuwait dimana keluarganya sedang berlibur dan tiba di bandara Suvarnabhumi hari Sabtu malam (5/1). Ia lalu mengunci dirinya di dalam kamar hotel di bandara dan para hari Senin (7/1) mengirim cuitan di Twitter, menuntut agar dipertemukan seseorang dari PBB. “I want UN!,” ujar Rahaf Al-Qunun.

Akhirnya al-Qunun menolak dikirim pulang sampai diizinkan untuk bertemu UNHCR dan meminta suaka politik.

Setelah otorita Thailand memastikan tidak akan memulangkannya secara paksa ke Arab Saudi, Al-Qunun mencuit bahwa ia merasa aman “di bawah perlindungan UNHCR dengan persetujuan otorita Thailand.”

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here