Penyebrangan Rafah Dibuka Hari Selasa, Bagi Mereka Yang Kembali Ke Gaza

Pintu penyebrangan Rafa - Gaza, foto: Arabnews

Oleh: Nurcholis

Mesir melarang warga Palestina masuk dari Gaza pada hari Selasa setelah karyawan PA menarik diri dari perbatasan dan petugas Hamas menggantikan mereka

Indonesiainside.id, Jakarta — Penyeberangan Rafah pada hari Selasa hanya dibuka bagi mereka yang kembali ke Jalur Gaza, setelah gerakan pejuang Hamas mengambil alih pemerintahannya menyusul penarikan karyawan Otoritas Palestina (PA).

Sementara itu, Jaringan Organisasi Non Pemerintah Palestina (PNGO) memperingatkan dari situasi berbahaya di daerah kantong di tengah meningkatnya perbedaan antara faksi Fatah dan Hamas.

LSM itu menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas perkembangan yang sedang berlangsung di Gaza, terutama setelah layanan keamanan Hamas meluncurkan kampanye penangkapan yang menargetkan para pemimpin dan anggota Fatah yang dikenal dekat dengan Israel.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita Jerman (DPA), PNGO menunjukkan keseriusan dari perkembangan ini dan dampaknya, terutama pada kebebasan, hak asasi manusia dan kondisi kehidupan yang memburuk.

Pernyataan itu menyerukan penghentian segera penangkapan dan pemanggilan politik dan kembalinya karyawan PA ke penyebrangan Rafah.

Mesir melarang warga Palestina masuk dari Gaza pada hari Selasa setelah karyawan PA menarik diri dari perbatasan dan petugas Hamas menggantikan mereka, lapor Reuters.

Pertikaian mengenai perbatasan itu berakar dari keretakan antara PA yang didukung Barat dan Israel dan Hamas yang mengambil alih Gaza lebih dari satu dekade lalu setelah Barat menggagalkan kemenangan Pemilu kelompok pejuang pembebasan Palestina tersebut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here