Uni Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Pada Dinas Intelijen Iran

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: Nurcholis

Tahun lalu, Prancis membekukan aset warga Iran, termasuk Moghadam, yang dianggap anggota badan keamanan dan intelijen Iran yang merencanakan bom di Paris Juni 2018

Indonesiainside.id, Jakarta — Uni Eropa (UE) sepakat untuk menjatuhkan sanksi kepada dinas intelijen Iran atas dugaan merencanakan pembunuhan tokoh-tokoh penting Teheran di Eropa, menteri luar negeri Denmark mengatakan, Selasa dikutip Anadolu.

“UE baru saja menyepakati sanksi terhadap Dinas Intelijen Iran atas rencana pembunuhannya di wilayah Eropa,” tulis Anders Samuelsen di Twitter.

“Ini adalah isyarat kuat dari UE bahwa kita tidak akan mentoleransi perilaku seperti itu di Eropa,” tambah Samuelsen.

Sang menteri luar negeri menggambarkan langkah itu sebagai Hari Penting untuk Kebijakan Luar Negeri Eropa.

Kementerian Luar Negeri Denmark mengatakan bersama negara-negara UE, kementerian memutuskan untuk memasukkan dua orang dari intelijen Iran, termasuk direktur Saeid Hashemi Moghadam, ke daftar teror Uni Eropa.

Keputusan itu dikeluarkan setelah polisi berhasil menggagalkan rencana-rencana dinas intelijen Iran di Eropa, termasuk Denmark dan Prancis, kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Tahun lalu, Prancis membekukan aset milik dua warga Iran, termasuk Moghadam, yang dianggap sebagai anggota badan keamanan dan intelijen Iran yang merencanakan bom di Paris pada Juni, 2018.

Oktober lalu, media lokal Denmark melaporkan bahwa mereka berhasil menggagalkan rencana Iran untuk membunuh musuh Teheran di negara itu setelah serangan bom menewaskan sedikitnya 25 orang di kota Ahvaz, Iran.

“Sangat senang karena Uni Eropa baru saja menyetujui sanksi baru terhadap Iran dalam menanggapi kegiatan permusuhan dan plot yang sedang direncanakan dan dilakukan di Eropa, termasuk Denmark,” tulis Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen di akun Twitter-nya.

“Uni Eropa bersatu. Tindakan seperti itu tidak dapat diterima dan harus memiliki konsekuensi,” tambah Rasmussen. (Cak)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here