AS Akan Terus Menekan MBS Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jamal Khassogi dan Pangeran Mohammed Bin Salman (MBS). Foto: Istimewa.

Oleh: Nurcholis |

Jaksa menuntut lima dari 11 terdakwa dengan hukuman mati karena keterlibatan langsung mereka dalam pembunuhan Jamal Khashoggi

Indonesiainside.id, Jakarta — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo hari Minggu mengatakan, Washington akan terus meminta Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammed bin Salman (MBS) untuk memastikan para pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“Kami akan terus berhubungan dengan putra mahkota serta (pejabat) Saudi mengenai kepastian akuntabilitas (pembunuhan Khashoggi),” kata Pompeo, di Doha, Qatar, seperti dikutip Anadolu Agency hari Minggu (13/1/2019).

Berbicara dalam konferensi pers dari Qatar, Pompeo menggambarkan pembunuhan Khashoggi sebagai “tidak dapat diterima.”

Dia mengatakan AS akan terus berkomunikasi dengan bin Salman untuk memastikan mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi bertanggung jawab.

Khashoggi, warga AS, dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada bulan Oktober.

Wartawan Saudi itu memasuki fasilitas diplomatik untuk mencari dokumen yang memungkinkannya menikahi tunangan Turki, Hatice Cengiz.

Pada awal Januari, Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi menggelar sidang perdana kasus pembunuhan Khashoggi di Pengadilan Kriminal Riyadh dengan menghadirkan 11 terdakwa. Jaksa menuntut lima dari 11 terdakwa dengan hukuman mati atau dipancung karena keterlibatan langsung mereka.

Tubuhnya belum ditemukan di tengah laporan bahwa ia dipotong-potong dan dibubarkan secara kimia.

Riyadh telah mendakwa 11 orang atas pembunuhan Khashoggi dan sedang mencari hukuman mati untuk lima tersangka. Tetapi para kritikus berpendapat bahwa individu-individu itu hanya mengambil jatuhnya operasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman setelah protes internasional yang tak terduga. (Cak)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here