Turki Tak Gentar Ancaman Amerika Serikat

Mevlut Cavusoglu
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu , Foto; AJ

Oleh: Nurcholis |

Agustus lalu AS memberlakukan sanksi dan bea masuk perdagangan Turki, yang dibalas pemboikotan produk-produk AS oleh Erdogan

Indonesiainside.id, Jakarta — Turki mengatakan hari ini bahwa mereka tidak takut menghadapi ancaman apa pun setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan mengancam ekonominya setelah peluncuran serangan terhadap tentara Kurdi.

Ankara menegaskan mereka bersedia menerima pandangan tentang zona keamanan di Suriah.

“Kami telah berulang kali tidak takut atau terancam dengan ancaman apa pun.

“Lebih jauh, ancaman ekonomi ke Turki tidak akan efektif,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dikutip Anadolu Agency.

Namun, Cavusoglu mengimbau Trump yang menggunakan media sosial mengatakan “Mitra strategis, sekutu tidak memiliki diskusi di Twitter dan media sosial,” katanya kepada wartawan.

Sebelumnya juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin berjanji bahwa Ankara akan terus berperang melawan milisi Unit Perlindungan Masyarakat Kurdi (YPG) meskipun diperingatkan Trump. -AFP.

Kemarin, Donald Trump melalui akun jejaring sosial di Twitter memperingatkan bahwa AS mungkin ‘menghancurkan ekonomi Turki jika mereka menyerang tentara Kurdi’ menyusul penarikan pasukan AS di Suriah.

Trump mengancam akan ‘menghancur-leburkan Turki secara ekonomi’ jika mereka menyerang pasukan Kurdi di Suriah setelah pasukan AS nanti ditarik dari Suriah.

Sebagaimana diketahui, pasukan AS mendukung milisi bersenjata Kurdi, YPG, di utara Suriah, yang dianggap Turki sebagai teroris dan menggangu negaranya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here