WFP Mengklaim Telah Bagi Makanan Ke 9,5 Juta Orang Di Yaman

Bantuan Makanan untuk Yaman, Foto: Middle East Eye

Oleh: Nurcholis |

WFP melaporkan hari Senin, bantuan pangan bagi orang-orang Yaman, dicuri dan dijual di kawasan yang dikuasai pemberontak Houthi

Indonesiainside.id, Jakarta — Program Pangan Dunia PBB mengatakan pada Selasa, pihaknya telah mengirim makanan dan kartu untuk mendapatkan jatah makanan bagi lebih dari 9,5 juta orang yang lapar di Yaman pada Desember, kurang dari target 10 juta tiap bulan karena aLasan keamanan di negara yang terancam kelaparan itu.

“Kami berharap dapat mengirim untuk 10 juta. Kami kirim kurang sedikit karena situasi keamanan menyebabkan penyaluran makanan terkendala di beberapa kawasan, keamanan tak bagus,” kata juru bicara WFP Herve Verhoosel kepada wartawan di Jenewa.

Pada Januari, WFP berusaha mengirim makanan ke dua pertiga kawasan di Hoedaidah, Tuhayta dan Darahimi, yang keadaannya sangat memprihatinkan untuk pertama kali sejak Juki, berkat pertempuran mereda, kata dia.

WFP melaporkan pada Senin (31/12), bantuan pangan yang dimaksudkan bagi orang-orang Yaman yang lapar, dicuri dan dijual di beberapa kawasan yang dikuasai gerakan Houthi.

Houthi menguasai sebagian besar kota, termasuk Sanaa, ibu kota Yaman, dari sana mereka menggulingkan pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi tahun 2014. Koalisi pimpinan Saudi campur tangan membantu pasukan Hadi melawan kelompok Houthi tahun 2015 untuk memulihkan pemerintahannya.

Setelah mendengar bantuan kemanusiaan itu dijual di pasar terbuka di Sanaa, WFP mengatakan pihaknya menemukan banyak orang tak menerima jatah makanan yang disiapkan untuk mereka, dan sedikitnya organisasi mitra setempat yang berafiliasi dengan Kementerian Pendidikan Houthi melakukan penggelapan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here