Jual Informasi Rahasia ke Cina, Mantan Agen CIA Dipenjara 20 Tahun

- Advertisement -

oleh: Nurcholis |

 

Indonesiainside.id, Jakarta–Mantan petugas Central Intelligence Agency (CIA) dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dinyatakan bersalah melakukan konspirasi mengirimkan rahasia milik Departemen Pertahanan AS kepada Cina, yang digambarkan sebagai ‘aliran yang mengkhawatirkan’ di komunitas intelijen AS.

- Advertisement -

Kevin Mallory, 62, dihukum berdasarkan UU Militer karena menjual informasi rahasia AS kepada agen intelijen Tiongkok dengan harga US $ 25.000 selama kunjungan ke Shanghai pada bulan Maret dan April 2017.

“Tujuan Anda adalah untuk mendapatkan informasi dan tujuan saya dibayar,” katanya kepada agen Cina dalam pesan pada 5 Mei 2017.

“Kasus ini merupakan salah satu dari tren mengkhawatirkan yang mana mantan petugas-petugas intelijen AS menjadi target Cina dan mengkhianati negara mereka serta kolega-koleganya,” kata Wakil Jaksa Agung AS John Demers dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

Dia fasih berbahasa Mandarin dan telah melayani militer AS, kemudian sebagai agen khusus untuk layanan keamanan Departemen Luar Negeri, sebelum menjadi kasus rahasia CIA.

Kevin Mallory adalah salah satu dari beberapa pejabat AS dengan akses ke tingkat keamanan tertinggi yang ditahan dan didakwa terkait dengan intelijen Tiongkok.

Mantan perwira CIA, Ron Hansen, menghadapi 15 tahun penjara setelah mengaku bersalah pada Maret lalu atas dugaan upaya untuk menjual informasi rahasia ke Cina.

Bukti yang dipakai untuk menjerat Mallory antara lain berupa rekaman video dari kamera pengawas di sebuah gerai FedEx, di mana dia terpantau sedang memindai dokumen-dokumen yang terkategori “rahasia” dan “sangat rahasia” dan menyimpannya ke dalam kartu memori, yang kemudian ditemukan petugas FBI di rumahnya di hari penangkapan dirinya.

Lee,  akhirnya menghadapi hukuman penjara seumur hidup, kutip AFP. (cak)

Berita terkini

Empat Kali Gelar Aksi Tolak PPDB tapi Tak Didengar, Massa Berharap ke Jokowi

Indonesiainside.id, Jakarta - Puluhan orang tua murid berunjuk rasa menolak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta Tahun 2020/2021 di Taman Aspirasi seberang Istana...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Bekasi Mulai New Normal, Pedagang Dilarang Berjualan di 15 Titik saat CFD

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi akan melaksanakan Adapatasi Tatanan Hidup baru (ATHB) di Kota Bekasi, mulai tanggal 03 Juli 2020 sampai dengan 2...

Update Covid-19: Bertambah 1.301 Kasus, Pasien Meninggal 3.036 Orang

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan kasus orang positif Covid-19 sedang berada di angka tinggi-tingginya. Hingga hari ini kasus Covid-19 masih di atas 1.000 kasus. Juru...

Dukung RUU HIP Ditunda, PGI: Jangan Tafsir Ulang Pancasila

Indonesiainside.id, Jakarta –  Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pdt Jacky Manuputty, menilai Pancasila sudah final dan menjadi sumber pemersatu dan kemajuan bangsa. Maka...

Berita terkait

PM Prancis Edouard Philippe Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Indonesiainside.id, Paris - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe bersama kabinetnya mengundurkan diri hari ini Jumat (3/7). Pengunduran dirinya dan seluruh pemerintahannya disampaikan kepada...

Kasus Infeksi Covid-19 di Thailand Tembus 3.000 Orang

Indonesiainside.id, Jakarta - Jumlah infeksi Covid-19 di Thailand naik menjadi 3.180 pada Jumat, setelah ada penambahan 1 kasus baru. Juru bicara penanganan Covid-19 Thailand Taweesilp...

Dewan Imigrasi Kanada Rilis Laporan Upaya ‘Pembersihan’ Gulenist di Turki

Indonesiainside.id, Jakarta - Dewan Imigrasi dan Pengungsi Kanada (IRB) telah memperbarui datanya dalam laporan tahunan 2020 mengenai tentang upaya 'pembersihan' massal di Turki yang...

Teroris di Dua Masjid Selandia Akan Divonis Bulan Depan

Indonesiainside.id, Auckland - Vonis hukuman bagi teroris Australia yang melakukan pembantaian di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019 akan dijatuhkan bulan depan. Penembakan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here