Pasukan AS Tiba di Arab Saudi, Pengamat: Hindari Perang, Lakukan Renegosiasi

- Advertisement -

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta – Pihak militer AS mulai memindahkan peralatan persenjataan dan ratusan tentara mereka ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan bersiap menghadapi Iran di Selat Hormuz. Ini kali pertama bagi AS menempatkan kembali pasukan di Saudi sejak lebih dari 15 tahun yang lalu.

Tensi meningkat setelah dua kapal tanker Inggris dan awaknya diambil alih kendali Iran. Inggris meminta Iran segera membebaskan.

- Advertisement -

Pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha mengatakan, apa yang dilakukan Iran adalah retaliation karena marinir Kerajaan Inggris membantu menangkap sebuah kapal tanker Iran di Perairan Gibraltar atas alasan membawa minyak ke Suriah. Selain itu, dia menilai aksi Iran bentuk tekanan kepada Eropa agar mendesak sanksi AS dicabut.

“Iran mau paksa Eropa ikut menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015 atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA),” kata Arya di Jakarta, Rabu (24/7).

Sementara, Iran hanya mau berunding jika Washington mencabut sanksi terhadap Teheran. Arya tak menampik, sanksi AS sangat mempengaruhi aktivitas perdagangan antara Iran dengan negara lain.

“Indonesia dapat turut berperan dalam berkomunikasi dan berdiplomasi dengan semua pihak. Sebab eskalasi ini berisiko konflik yang berdampak luas, karenanya semua pihak harus menunjukkan menahan diri,” ujar Arya menyarankan.

“Apa yang dianggap sebagai pemicu konfrontasi harus diredakan. Renegosiasi sangat penting untuk menghindari ancaman perang di Teluk, kawasan, bahkan dunia,” tuturnya. (AIJ)

Berita terkini

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kemenag Rampungkan Modul Moderasi Beragama

Indonesiainside.id, Jakarta - Setelah melewati proses panjang, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama merampungkan penyusunan modul Moderasi Beragama untuk siswa madrasah. Modul ini sudah terbit...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Kasus Covid-19 di Pabrik Unilever, Bupati Bekasi: Jangan Ada Lagi Klaster Baru di Sektor Industri

Indonesiainside.id, Bekasi - Temuan kasus Covid-19 di PT Unilever Savoury Factory Cikarang, Bekasi, mengakibatkan kasus Covid-19 di wilayah ini kembali meningkat. Jumlah kasus terkonfirmasi...

Anies dan JK Resmikan Masjid Amir Hamzah, Semoga Jadi Sumber Inspirasi Seniman

Indonesiainside.id, Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan Masjid Amir Hamzah yang di kawasan Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat. Peresmian menandai...

Perombakan Kabinet Prancis, Pertaruhan Presiden Macron untuk Pilpres 2022?

Indonesiainside.id, Paris – Perdana Menteri Prancis Édouard Philippe, mengajukan pengunduran dirinya dan pemerintahannya, pada Jumat (3/7). Istana Élysée melaporkan  dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden...

Berita terkait

PM Prancis Edouard Philippe Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Indonesiainside.id, Paris - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe bersama kabinetnya mengundurkan diri hari ini Jumat (3/7). Pengunduran dirinya dan seluruh pemerintahannya disampaikan kepada...

Kasus Infeksi Covid-19 di Thailand Tembus 3.000 Orang

Indonesiainside.id, Jakarta - Jumlah infeksi Covid-19 di Thailand naik menjadi 3.180 pada Jumat, setelah ada penambahan 1 kasus baru. Juru bicara penanganan Covid-19 Thailand Taweesilp...

Dewan Imigrasi Kanada Rilis Laporan Upaya ‘Pembersihan’ Gulenist di Turki

Indonesiainside.id, Jakarta - Dewan Imigrasi dan Pengungsi Kanada (IRB) telah memperbarui datanya dalam laporan tahunan 2020 mengenai tentang upaya 'pembersihan' massal di Turki yang...

Teroris di Dua Masjid Selandia Akan Divonis Bulan Depan

Indonesiainside.id, Auckland - Vonis hukuman bagi teroris Australia yang melakukan pembantaian di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019 akan dijatuhkan bulan depan. Penembakan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here