Pakistan Akan Bawa Kasus Kashmir ke Pengadilan Internasional

Shah Mehmood Qureshi

Oleh: Nurcholis

Indonesiainside.id, Islamabad-Pakistan mengatakan akan membawa sengketa wilayah Kashmir dengan India ke Mahkamah Internasional (ICJ) setelah New Delhi mencaplok dan mencabut otonomi khusus di wilayah tersebut awal bulan ini.

Reuters melaporkan bahwa pemerintah Pakistan, yang geram oleh tindakan India, telah memutus jaringan perdagangan dan transportasi serta mengusir Duta Besar India dari negara itu.

“Kami telah memutuskan untuk membawa masalah Kashmir ini ke ICJ. Keputusan ini dibuat setelah mempertimbangkan semua aspek hukum, ” Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan kepada ARY News TV kemarin.

Baca Juga:  Hampir 50 Orang Tewas akibat Banjir Bandang, PM Pakistan Kerahkan Militer Atasi Bencana

Dia mengatakan kasus itu akan fokus pada pelanggaran hak asasi manusia India di Kashmir dengan populasi mayoritas Muslim.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri India tidak mengomentari masalah ini selain bahwa negara itu membantah pelanggaran hak asasi manusia.

6 Agustus 2019 lalu, Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan menyampaikan pada parlemen, bahwa dia sedang mempertimbangkan membawa masalah itu ke forum dan organisasi internasional.

“Kami akan melawan di setiap forum. Kami sedang memikirkan bagaimana kami bisa membawanya ke Pengadilan Internasional ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB),” kata Khan.

Baca Juga:  Penyelidik PBB Sebut Facebook Simpan Bukti Kunci Pembantaian Muslim Rohingya oleh Militer Myanmar

Sebelumnya, Cina mengatakan akan mendukung Pakistan mempertahankan hak dan kepentingannya terkait krisis Kashmir. Dukungan itu diungkapkan mitra Islamabad ini selama kunjungan darurat Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi dan Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi,  di Beijing.

Kunjungan ini merupakan perkembangan terbaru dalam serangkaian pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara Cina dan Pakistan sejak India mencabut status khusus Jammu dan Kashmir. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here