Belajar dari Tragedi Chrischurch, Selandia Baru Antisipasi Gerakan Terorisme di Medsos

Oleh: Icheiko Ramadhanty

Indonesiainside.id, Jakarta – Pelaku penyerangan brutal di sejumlah masjid di Chrischurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019, juga memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam menjalankan aksinya. Ketika itu, sang teroris menyiarkan langsung aksi sadisnya melalui platform Facebook dan Youtube.

Kejadian itu membuat Pemerintah Selandia Baru memperhatikan kembali berbagai kebijakan terkait penggunaan media sosial secara tegas dan intensif. “15 Maret lalu (penyerangan Chrischurch) dilihat secara langsung sebanyak 400 ribu kali sebelum dihapus di Facebook dan 1,5 juta video sudah dihapus dari platform sebelum 24 jam,” ujar Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Jonathan Austin, di Jakarta, Selasa (10/9).

Setelah peristiwa penyerangan itu, kata dia, Perdana Menteri Arden dan Pemerintah Selandia Baru memutuskan untuk meninjau ulang kebijakan penggunaaan media sosial. Menurut Austin, pemerintahnya juga menargetkan pembentuka. Forum Internet Global sebagai upaya untuk menghentikan aksi terorisme, terutama melalui platform media sosial.

“Dengan begitu, langkah itu akan lebih efektif dan kolaboratif. Kami ingin membangun protokoler krisis untuk mempercepat kolaborasi jika itu diperlukan. Kami ingin mengadopsi lebih riset mengenai konten online mengenai teroris dan ekstrimis. Termasuk, terhubung dengan penelitian berbagai data dari sejumlah perusahaan,” ucapnya.

Senada dengan Selandia Baru, Pemerintah Australia juga menyatakan, keselamatan warga yang sedang melakukan perjalanan ke luar negeri, tidak kalah penting untuk diperhatikan. “Dengan bijak kami memanfaatkan diplomasi digital dalam proses, kami menggunakannya untuk memonitor tentang apa yang kemungkinan akan terjadi,” tutue Direktur Manajemen Krisis dan Rencana Kontigasi Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia, James Buttigieg.

“Kami juga menggunakannya untuk meningkatkan kewaspadaan, kami juga menggunakannya untuk menyebarkan berbagai saran dan informasi bagi para traveler Australia. Tentang apa yang baik bagi mereka lakukan pada saat-saat tertentu,” ungkapnya.

Menurut Buttigieg, pengawasan terhadap warga itu dapat dilakukan dengan pemanfaatan sosial media maupun pesan singkat (SMS), terutama jika negara yang dikunjungi terdapat ancaman bencana maupun terjadi bencana. Dia menjelaskan, ada lima poin penting penerapan yang dilakukan Australia pada saat keadaan krisis.

Yang pertama, memberikan peringatan dini; kedua, memonitoring saran dari otoritas lokal; ketiga, meningkatkan kewaspadaan masyarakat atas; keempat, memublikasikan tindakan penanganan krisis sesegera mungkin, dan; terakhir, menghubungi kontak emergensi terdekat dari lokasi. (AIJ)

Berita terkait

Pemerintah Selandia Baru Izinkan Kru Serial The Lord of the Rings Syuting di Wilayahnya

Indonesiainside.id, Jakarta - Para kru untuk serial televisi "The Lord of the Rings" dan "Cowboy Bepop" telah mendapat izin untuk melakukan syuting di Selandia...

Menkes Selandia Baru Mengundurkan Diri Usai Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Pak Terawan Bagaimana?

Indonesiainside.id, Wellington - Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark mengundurkan diri pada Kamis (2/7) usai mendapat kritik atas kekeliruan terkait fasilitas karantina yang menjadi...

Syuting Sekual Film Avatar Dilanjutkan di Selandia Baru

Indonesiainside.id, Jakarta--Pengambilan gambar sekuel film fiksi ilmiah "Avatar" dari sutradara James Cameron kembali dilanjutkan ditengah pandemi Covid-19. James Cameron membawa ratusan pekerja dan jutaan...

Media Sosial Seperti Pisau Bermata Dua

Indonesiainside.id, Jakarta - Anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur Hetifah Sjaifudian mengingatkan media sosial (medsos) bak pisau bermata dua. Manfaatnya tergantung pada...

Warga Selandia Baru Rayakan Hari Bebas Covid-19, Kita Kapan?

Indonesiainside.id, Jakarta - Selandia Baru merayakan hari kekalahan Covid-19 setelah Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan bahwa negara itu tidak lagi memiliki kasus aktif virus...

Terinspirasi Penembakan Masjid Christchurch, Pria Jerman Berencana Lakukan Aksi Serupa

Indonesiainside.id, Berlin – Polisi Jerman, Senin (8/6), menahan seorang pria yang dicurigai berencana membunuh umat Muslim dalam sebuah serangan yang terinspirasi oleh penembakan masjid...

Kasus Covid-19 Aktif Nol, Selandia Baru Cabut Pembatasan Virus Corona

Indonesiainside.id, Wellington – Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan bahwa hampir semua pembatasan virus korona di Selandia Baru akan dicabut hari ini, setelah negara itu...

Berkedok Perempuan Cantik, Laki-laki Ini Tipu Puluhan Pria Hidung Belang di Media Sosial

Indonesiainside.id, Mataram--Seorang lak-laki berinsial RH, 30 yang menyamar sebagai perempuan cantik menipu 40 pria hidung belang. RH yang memakai nama "Mawar"  memberikan pelayanan pijat...

Berita terkini

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...
ads3 mekarsari

Buron 17 Tahun, Pembobol BNI Maria Pauline Tiba di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan pembobol kas Bank BNI senilai Rp1,2 triliun (sebelumnya disebut Rp1,7 triliun) Maria Pauline Lumowa tiba di Tanah Air melalui Terminal...

Pengacara: Habib Bahar Jalani Sidang Perdana Gugatan Pencabutan Asimilasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ikhwan Tuankotta menjalani sidang perdana gugatan perdata atas pencabutan asimilasi kliennya dengan tergugat Kepala Badan...

Pemkot Bekasi Terbitkan Panduan Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 451/4323-Setda.Kessos Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M....

Berita utama

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

Syarief Hasan: Saya Minta Presiden Tegas Menolak RUU HIP, Bukan Ganti Nama Jadi RUU PIP

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta presiden untuk secara tegas mengumumkan kepada masyarakat bahwa pemerintah menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dia...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here