Mulai Oktober, Tujuan Wisata di Hanoi akan Jadi Area Bebas Rokok

Oleh: Nurcholis

Indonesiainside.id, Hanoi-Sebanyal 30 tempat tujuan wisata utama di Hanoi akan menjadi area bebas asap rokok mulai bulan ini, kantor berita Vietnam (VNA) melaporkan.

Larangan juga berlaku di beberapa hotel dan restoran, denda akan dikenakan jika mereka gagal menunjukkan tanda-tanda atau pemberitahuan yang jelas-jelas dilarang.

Tujuannya termasuk tempat-tempat terkenal seperti Kuil Ngoc Son, Kuil Ba Kieu, Museum Sejarah Vietnam, Museum Revolusi Vietnam, Pagoda Quan Su, Pagoda Ba Da, Gedung Opera Hanoi, Katedral St Joseph dan Perpustakaan Nasional Vietnam.

Kepala Kantor Kesehatan Distrik Hoan Kiem Pham Thi Thanh Nhan mengatakan larangan itu akan berlaku hingga akhir tahun dan lebih banyak tempat akan dipasang tanda larangan merokok.

Sejalan dengan rencana itu, tanda-tanda larangan merokok akan ditempel dan disebar di seluruh titik-titik wisata mulai bulan Oktober. Baik penduduk lokal dan pengunjung akan didenda jika mereka dengan sengaja melanggar peraturan tersebut.

Selain itu, Komite Rakyat Distrik Hoan Kiem juga akan menerapkan model ‘bebas asap rokok’ di 12 restoran dan 11 hotel di seluruh distrik.

Mereka yang ditangkap karena merokok di area terlarang akan didenda antara 100.000-300.000 VND (Rp 61 ribu-183 ribu), sementara restoran yang gagal menunjukkan larangan merokok akan didenda 3-5 juta VND (Rp. 1,8 juta – 3 juta).

Penggunaan tembakau adalah penyebab utama penyakit paru-paru, terutama kanker paru-paru dan penyakit obstruktif paru kronis.

Statistik dari Organisasi Kesehatan Dunia (WH)) menunjukkan bahwa 40.000 orang meninggal di Vietnam setiap tahun karena penyakit terkait asap rokok.

Di Vietnam, rasio pasien kanker paru-paru dengan perokok adalah 96,8 persen. Asap rokok juga menyebabkan pneumonia pada anak-anak.

33 juta orang di Vietnam tidak merokok tetapi sering terpapar asap rokok di rumah dan lima juta orang terpapar asap rokok di tempat kerja.

Kementerian Kesehatan Vietnam berkomitmen untuk bekerja sama dengan otoritas Hanoi untuk mempromosikan kegiatan anti-merokok. Diharapkan bahwa proyek ini akan membantu mengurangi jumlah perokok pasif. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here