Menlu Retno Ungkap Alotnya Diplomasi Indonesia di ASEAN

Diskusi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (11/10). Foto: Iche/Indonesia Inside

Oleh: Icheiko Ramadhanty

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, kembali menekankan keseriusan Indonesia sebagai prakarsa dari ASEAN Outlook on Indo-Pasific (AOIP). Komitmen itu dibuktikan dengan sosialisasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri untuk memperkenalkan AOIP di kalangan dosen dan mahasiswa.

Retno menyatakan, posisi Indonesia saat ini sangat rawan terhadap perubahan dunia yang sangat cepat. Karena itulah, Indonesia menginisiasi AOIP untuk meneguhkan sentralitas posisi ASEAN dalam menjawab tantangan perubahan dan gejolak geostrategi di kawasan Indo-Pasific.

“Pertemuan ini penting untuk diadakan. Saya melihat dunia saat ini sangat cepat, perkembangan cepat, dan terkadang hitungan menit berubah. Misalnya, tentara Amerika sudah keluar dari Selandia Baru atau; kawasan Turki yang kembali dikecam oleh negara Timur Tengah lainnya,” kata Retno ketika ditemui di Ruang Nusantara, Kemlu, Jumat (11/10).

Menurut dia, pembelajaran di dalam kelas saja tidak cukup bagi mahasiswa. Dia mengaku, ketika dulu menjadi mahasiswa jurusan hubungan internasional, banyak materi pelajaran yang tidak terpakai untuk menganalisis kejadian yang begitu cepat.

“Kami perlu peran dosen dan akademisi untuk berpartner dengan kita yang mewakili praktisi, sehingga ilmu menjadi relevan. Tools menjadi tajam untuk menganalisa pergerakan perubahan yang ada di dunia,” ucap Menlu Retno.

Dia menuturkan, untuk membentuk AOIP tidaklah mudah. Banyak permasalahan yant ditemukan pada awal-awal pembentukan forum organisasi itu. Retno menyadari, banyak negara ASEAN yang tidak berminat ketika Indonesia menggulirkan konsep tersebut. Penolakan negara-negara itu dipengaruhi oleh poros politik beberapa negara ASEAN yang berkiblat antara Cina atau Amerika.

“Di satu sisi, Indonesia tidak dapat berdiam diri karena letak Indonesia yang berada di jantung dan di tengah dua samudera strategis. Posisi ini akan sangat mempengaruhi dampak arus perang dagang Amerika-Cina,” tutur Retno.

“Lobi kita berlapis dari sisi bawah hingga ke pimpinan setiap negara. Akhirnya AOIP dapat menyambut baik. karena diplomasi yang kita lakukan sangat lama. Rencana kedepan adalah bagaimana mengimplementasikan hal-hal yang sudah kami rencanakan di asean outlook ini,” tambahnya. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here