Tentara Dukungan Asaad Hadapi Turki, Buronan PKK Tertangkap

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Hasaka, Ankara-Satuan Tentara Arab Suriah memperbaiki posisi mereka di pinggir timur-laut Raqqa dalam kerangka tugas mereka untuk menghadapi serangan Turki.

Wartawan SANA di Hasaka mengatakan satuan militer pada Ahad (3/11) meningkatkan penggelaran di desa dan kota kecil Tal Tamr ke Kota Kecil Abu Rasyen di pinggir tenggara Ras Al-Ayn, dan ke Ad-Dirbasyia –Jalan Ras Al-Ayn di pinggir timur-laut Hasaka menuju perbatasan Suriah-Turki.

Wartawan tersebut menyatakan bahwa satuan militer yang didukung oleh kendaraan, yang bergerak maju dari arah Raqqa dan bertemu dengan satuan militer yang ditempatkan di pinggir barat Hasaka.

- Advertisement -

Wartawan SANA itu –yang dikutip Antara di Jakarta, Senin– menambahkan bala bantuan personel Tentara Arab Suriah memasuki Kota Kecil Abu Rasyen di pinggir timur-laut Tal Tamer, sementara satuan lain bergerak menuju utara untuk menyelesaikan penggelaran ke arah perbatasan Suriah-Turki.

Wartawan tersebut menyatakan penggelaran personel militer dilakukan di tengah sambutan hangat oleh warga lokal sementara warga Kota Kecil Abu Rasyen berkumpul untuk menyambut tentara, sambil membawa bendera Suriah dan menyambut personel militer.

“Pasukan pendudukan Turki telah membawa bantuan ke wilayah Suriah dari arah Desa Jan Tamr dan Mutilla di pinggir Ras Al-Ayn dan membangun benteng di daerah yang mereka duduki,” kata wartawan SANA yang didukung rezim Bashar al-Assad.

Buronan PKK Tertangkap

Pasukan Turki melumpuhkan seorang pemimpin organisasi teroris PKK yang masuk dalam daftar paling dicari di Turki, lapor pihak keamanan, Senin, dikutip Anadolu Agency.

Musluh Ike, seorang teroris senior yang diberi kode “Tekoser Zagros”, dilumpuhkan dalam operasi bersama Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) dan Tentara Turki (TSK) di daerah Metina, Irak utara.

Pada 27 Mei, Turki meluncurkan Operasi militer memburu PKK di wilayah Hakurk di Irak utara, diikuti oleh fase kedua dan ketiga pada Juli dan akhir Agustus.

Lebih dari 400 teroris PKK telah “dinetralkan” di Irak utara selama empat bulan terakhir, menurut kementerian Turki itu.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.(CK)

Berita terkini

Nasihat untuk Para Wartawan Muslim

Seorang wartawan bertanya kepada ustadz tentang hukum profesi yang digelutinya. Bolehkah bekerja menjadi wartawan dalam Islam? Demikian inti pertanyaannya yang ditujukan kepada Ustadz Ammi Nur...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Berita terkait

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Malaysia Tangguhkan Pilot Berlisensi Pakistan, Terkait Pemalsuan Kualifikasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Regulator penerbangan Malaysia untuk sementara menangguhkan pilot yang dipekerjakan oleh maskapai domestik yang memegang lisensi Pakistan. Hal ini dilakukan setelah...

Malaysia Larang WNA Shalat Berjamaah di Masjid

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur--Pemerintah Malaysia masih melarang Warga Negara Asing (WNA) mengikuti shalat berjamaah di masjid atau surau pada saat Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP)...

Merespons Eskalasi China, Narendra Modi Kunjungi Pasukan India di Perbatasan

Indonesiainside.id, New Delhi – Perdana Menteri India, Narendra Modi dilaporkan berkunjung ke wilayah Himalaya utara, Ladakh, pada Jumat (3/7). Kunjungan itu adalah yang pertama...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here