Turki akan Pulangkan Anggota ISIS ke Negara Masing-masing

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Ankara-Turki akan mengirim para anggota ISIS yang menjadi tahanan kembali ke negara masing-masing walaupun kewarganegaraan mereka sudah dicabut, demikian ditegaskan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu, Senin (4/11) dikutip Reuters.

Ia juga juga mengecam pendekatan yang diambil negara-negara Eropa dalam menangani masalah ISIS tahanan.

Turki bulan lalu melancarkan serangan ke Suriah timur laut dengan mengincar kelompok milisi YPG Kurdi sebagai targetnya.

- Advertisement -

Serangan Turki digelar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk menarik pasukan AS dari kawasan itu. Langkah AS tersebut telah mengundang kekhawatiran dari kalangan luas menyangkut nasib para anggota ISIS yang menjadi tahanan di tempat tersebut.

Turki bersama AS dan Eropa memasukkan YPG sebagai kelompok teroris bersama kelompok milisi Kurdi pemberontak di wilayahnya, telah menepis kekhawatiran tersebut dan lanjut memerangi ISIS bersama sekutu-sekutunya.

Turki juga telah berkali-kali mendesak negara-negara Eropa untuk membawa pulang para warganya yang berperang bersama kalangan garis keras.

Ketika berbicara kepada para wartawan, Menlu Soylu menegaskan bahwa Turki akan mengirim pulang para petempur ISIS yang ditahan ke negara-negara asal mereka, walaupun kewarganegaraan mereka telah dicabut.

“Kita akan mengirim mereka yang ada di tangan kita untuk kembali, tapi dunia sekarang sudah punya metode baru: mencabut kewarganegaraan mereka,” kata Soylu.

“Mereka mengatakan (para petempur) tersebut harus diadili di tempat mereka ditangkap. Aturan ini menjadi bentuk baru hukum internasional, sepertinya,” ujar Menlu.

“Tidak mungkin kita menerima aturan ini. Kita akan kirim balik anggota-anggota ISIS yang kita tahan ke negara-negara mereka sendiri, tak peduli jika negara-negara itu mencabut kewarganegaraan mereka,” katanya dikutip Reuters.

Turki pada akhir pekan memperingatkan bahwa pihaknya akan mengirim pulang para anggota ISIS yang ditangkap Turki ke negara-negara tempat mereka berasal. Pada saat yang sama, Turki juga menyatakan keluhan atas sikap Eropa yang dianggapnya lambat bertindak dalam menangani masalah tersebut.(CK)

Berita terkini

Lego Hentikan Iklan di Seluruh Media Sosial

Indonesiainside.id, Kopenhagen - Produsen Lego akan segera menarik seluruh pemasangan iklan di media sosial selama 30 hari, demikian dikatakan raksasa mainan internasional tersebut pada...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Rumah Zakat Gelar Program Superqurban, Maksudnya Begini

Indonesiainside.id, Jakarta - Rumah Zakat bakal menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditentukan Kementerian Pertanian dalam mengelola hewan kurban di masa pandemi Covid-19. Rumah Zakat...

Pengamat UNS: RUU Cipta Kerja Jangan Salah Arah, Investasi Saat Ini Untuk Masa Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Ekonom dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim berpendapat bahwa implementasi RUU Cipta Kerja seharusnya diarahkan untuk memberikan jaminan kemudahan...

Wahai Para Peternak Waspadai Flu Babi Jenis Baru dari China

Indonesiainside.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mengimbau agar peternak babi di Indonesia selalu menerapkan kebersihan atau higienitas dalam kandang...

Berita terkait

Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Indonesiainside.id, Al Bab - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah...

Setelah 100 Hari Lockdown, Apa yang Terjadi di Inggris?

Indonesiainside.id, London - Banyak langkah dan perubahan yang telah dilewati Inggris selama masa pandemi. Terhitung hingga Selasa (30/6), Inggris sudah melewati 100 hari penerapan...

Menkes Selandia Baru Mengundurkan Diri Usai Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Pak Terawan Bagaimana?

Indonesiainside.id, Wellington - Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark mengundurkan diri pada Kamis (2/7) usai mendapat kritik atas kekeliruan terkait fasilitas karantina yang menjadi...

Kekebalan Masyarakat Tanpa Gejala Covid-19 Naik Dua Kali Lipat

Indonesiainside.id, London – Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa jumlah orang yang kebal terhadap Covid-19 lebih tinggi dari yang diperkirakan. Tes antibodi juga bukan lagi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here