Turki: Kakak Kandung Baghdadi, ‘Tambang Emas Informasi’

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Ankara-Otoritas Turki mengumumkan telah menahan Rasmiya Awad, kakak pemimpin Daesh (IS) Abu Bakar al-Baghdadi, yang disebutnya sebagai ‘tambang emas informasi intelijen”, kutip kantor berita penyiaran resmi Turki, TRTWorld.

Direktur Komunikasi Turki, Fahrettin Altun, mengatakan bahwa Turki telah menahan Rasmiya Awad (65), kakak kepada Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin organisasi teror Daesh (IS), dalam operasi yang diselenggarakan Senin malam.

”Terlepas dari ideologi dan sumber dayanya, Turki terus berjuang melawan terorisme. Penangkapan saudara perempuan Abu Bakar al-Baghdadi adalah contoh lain dari keberhasilan operasi anti-teror kami. Tekad kami untuk menghukum orang-orang yang ingin menyebarkan kekerasan kepada masyarakat dan untuk mempengaruhi daerah kami tidak diragukan. Mengenai komitmen kami terhadap perang melawan Daesh, banyak propaganda hitam dibuat melawan Turki. Turki memimpin perang melawan semua bentuk terorisme. Kerja sama anti-teror yang kuat dengan sekutu kita tidak bisa diragukan lagi, ” katanya Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun dalam sebuat pernyataan melalui akun Twitter.

- Advertisement -

Pasukan Turki di Suriah mengatakan bahwa mereka telah mendapat “tambang emas” intelijen setelah menangkap kakak perempuan, Abu Bakar al-Baghdadi ini.

Seorang pejabat Turki mengatakan bahwa Awad sedang diinterogasi karena dicurigai menjadi anggota kelompok ekstremis. “Ini adalah tambang emas intelijen. Apa yang dia ketahui tentang [IS] dapat secara signifikan memperluas pemahaman kita tentang kelompok dan membantu kita menangkap lebih banyak orang jahat, ”kata mereka dikutip The Times.

Rasmiya Awad, 65, tinggal bersama keluarganya, termasuk kelima anaknya, di sebuah truk trailer di dekat Kota Azaz,  saat mereka ditangkap Senin malam.

Awad ditangkap di lokasi yang merupakan provinsi wilayah Euphrates Shield Operation (Operasi Perisai Eufrat) yang dijalankan oleh militer Turki di Suriah.

Enam Tersangka Ditangkap

Sementara itu, polisi di Ankara dikutip Daily Sabah menangkap tiga dari enam tersangka IS yang ditahan setelah operasi anti-teror di ibu kota Turki.

Polisi menggerebek sebuah rumah para tersangka dan dilaporkan menemukan kabel, alat kontrol dan bahan-bahan lain yang digunakan dalam pembuatan bahan peledak, sementara salah satu tersangka memiliki sisa-sisa TNT.

Pasukan keamanan Turki telah terlibat dalam kampanye jangka panjang untuk mengusir Turki dari terror Daesh. Kelompok teror dipersalahkan atas serangkaian serangan kekerasan di Turki yang menewaskan puluhan orang selama tiga tahun terakhir di wilayah Istanbul,  Ankara serta kota-kota di bagian tenggara.

Lebih dari 300 orang tewas dalam serangan yang diklaim dilakukan kelompok Daesh di Turki.

Menurut angka resmi Turki, sekitar 2.000 orang telah ditangkap dan 7.000 lainnya dideportasi dalam operasi melawan Daesh di Turki, sementara sekitar 70.000 orang ditolak masuk ke negera itu karena dugaan memiliki hubungan dengan kelompok Daesh. (CK)

Berita terkini

Politikus PKB Menilai Kesehatan Bukopin Lebih Penting Daripada Isu Nasionalisme dan Merah Putih

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi menilai masalah kesehatan bank perlu dijaga lebih dulu dibandingkan isu soal nasionalisme terkait...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

RUU yang Larang Perusahaan China Aktif di Pasar Modal AS segera Dirilis

Indonesiainside.id, Washington DC – Senator AS sedang mempersiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk melarang perusahaan-perusahaan China dari pasar modal Amerika Serikat (AS) jika mereka terlibat...

WHO: Flu Babi di China Sudah Dipantau Sejak 2011

Indonesiainside.id, Jenewa - Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Dr. Michael Ryan menyatakan bahwa flu babi yang baru-baru ini dipublikasikan di China bukanlah virus...

Kecewa Berat Dipecundangi Liverpool, Dendam Guardiola Untuk Musim Depan

Indonesiainside.id, London - Manajer Manchester City Pep Guardiola menegaskan akan menata timnya kembali seandainya ingin menyaingi Liverpool dalam menjuarai Liga Premier musim depan. Tahta juara...

Berita terkait

Politikus PKB Menilai Kesehatan Bukopin Lebih Penting Daripada Isu Nasionalisme dan Merah Putih

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi menilai masalah kesehatan bank perlu dijaga lebih dulu dibandingkan isu soal nasionalisme terkait...

RUU yang Larang Perusahaan China Aktif di Pasar Modal AS segera Dirilis

Indonesiainside.id, Washington DC – Senator AS sedang mempersiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk melarang perusahaan-perusahaan China dari pasar modal Amerika Serikat (AS) jika mereka terlibat...

WHO: Flu Babi di China Sudah Dipantau Sejak 2011

Indonesiainside.id, Jenewa - Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Dr. Michael Ryan menyatakan bahwa flu babi yang baru-baru ini dipublikasikan di China bukanlah virus...

Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Indonesiainside.id, Al Bab - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here