Turki Berhasil Tangkap Istri Pentolan ISIS, Erdogan: Kami Tidak Berisik

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Ankara-Presiden Recep Tayyip Erdogan baru saja mengumumkan penangkapan istri pemimpin Daesh (IS) saat berbicara kepada sekelompok mahasiswa di Ankara.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Rabu bahwa Turki telah berhasil menangkap seorang istri pemimpin kelompok Daesh (IS) Abu Bakar al Baghdadi.

Pengumuman Erdogan ini datang lebih dari seminggu setelah mantan pemimpin IS itu dikabarkan bunuh diri selama serangan oleh pasukan khusus Amerika Serikat (AS).

- Advertisement -

“AS mengatakan Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai kampanye komunikasi tentang ini,” kata Erdogan dalam pidato di Universitas Ankara sebagaimana dikutip lembaga penyiaran resmi Turki, TRTWorld.

“Tapi, saya mengumumkannya di sini untuk pertama kalinya: Kami menangkap istrinya dan tidak membuat keributan seperti mereka. Demikian pula, kami juga menangkap saudara perempuan dan iparnya di Suriah,” tambahnya.

Erdogan Melambaikan tangannya di mahasiswa e1573049955488
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melambaikan tangan di Majelis Nasional Turki di Ankara, 5 November 2019 (TRT)

Seorang pejabat senior Turki awal pekan ini mengatakan Turki telah menangkap saudara perempuan Baghdadi,  termasuk suami dan putrinya.

Pemimpin Daesh tewas dalam serangan pasukan khusus AS di Provinsi Idlib, Suriah barat laut, tepat di seberang perbatasan dari Turki.

Direktur Komunikasi Turki, Fahrettin Altun, hari Selasa mengatakan bahwa Turki telah menahan Rasmiya Awad (65), kakak kepada Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin Daesh (IS), dalam operasi yang diselenggarakan hari Senin.

“Penangkapan saudara perempuan al Baghdadi dinilai contoh lain dari keberhasilan operasi kontra-terorisme kami,” Fahrettin Altun, Direktur Komunikasi Turki, melalui akun Twitter-nya.

Seorang pejabat Turki mengatakan bahwa Awad sedang diinterogasi karena dicurigai menjadi anggota kelompok ekstremis. “Ini adalah tambang emas intelijen. Apa yang dia ketahui tentang [IS] dapat secara signifikan memperluas pemahaman kita tentang kelompok dan membantu kita menangkap lebih banyak orang jahat, ”kata mereka dikutip The Times.

Rasmiya Awad, 65, tinggal bersama keluarganya, termasuk kelima anaknya, di sebuah truk trailer di dekat Kota Azaz,  saat mereka ditangkap Senin malam.

Awad ditangkap di lokasi yang merupakan provinsi wilayah Euphrates Shield Operation (Operasi Perisai Eufrat) yang dijalankan oleh militer Turki di Suriah.

Keberhasilan ini dinilai Turki sebagai “tambang emas” intelijen. (CK)

Berita terkini

Nasihat untuk Para Wartawan Muslim

Seorang wartawan bertanya kepada ustadz tentang hukum profesi yang digelutinya. Bolehkah bekerja menjadi wartawan dalam Islam? Demikian inti pertanyaannya yang ditujukan kepada Ustadz Ammi Nur...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Berita terkait

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Malaysia Tangguhkan Pilot Berlisensi Pakistan, Terkait Pemalsuan Kualifikasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Regulator penerbangan Malaysia untuk sementara menangguhkan pilot yang dipekerjakan oleh maskapai domestik yang memegang lisensi Pakistan. Hal ini dilakukan setelah...

Malaysia Larang WNA Shalat Berjamaah di Masjid

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur--Pemerintah Malaysia masih melarang Warga Negara Asing (WNA) mengikuti shalat berjamaah di masjid atau surau pada saat Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP)...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here