PB HMI: Maraknya Islamophobia Harus Jadi Perhatian Pelajar Islam Asia Tenggara

Muktamar mengukuhkan Presiden PKPIM, Saudara Farhan Rosli sebagai Setiausaha Agung PEPIAT masa jabatan 2019-2021

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengatakan, Islam dan umat Islam saat ini sedang diperhadapkan dengan berbagaimacam permasalahan, seperti politik, pendidikan, kebudayaan, ekonomi juga maraknya Islamophobia. Karena itu, Muktamar Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara (PEPIAT) diharapkan bisa secara khusus menyoroti isunya.

“Saat ini, isu Islamophobia  harus menjadi perhatian khusus kita sebagai aktivis pelajar atau pemuda Islam Asia Tenggara, mengingat isu ini semakin menggaung di tengah-tengah kita,” ungkap Ketua Umum PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro  dalam Muktamar PEPIAT yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Selasa (5/11).

Zuhad Aji membeberkan contoh gejala Islamofobia yang saat ini terjadi di Indonesia. Menurutnya, gejala-gejala Islamofobia itu muncul dalam istilah-istilah radikalisme, terorisme, intoleransi dan ekstrimisme yang sasaran tembaknya adalah menyudutkan Islam dan umat Islam.

“Isu-isu ini sengaja dihembuskan untuk menciptakan Islamophobia. Hingga persoalan memakai cadar dan celana cingkrang diributkan dan diidentifikasi sebagai radikalisme dan ekstrimisme,” jelasnya.

Untuk itu, Zuhad Aji berharap agar Muktaram PEPIAT kali ini menghasilkan konsep dan dan formula khusus untuk menangkal Islamophobia .

Zuhad Aji Firmantoro menegaskan, Muktamar PEPIAT ini menjadi saat yang tepat bagi pelajar dan pemuda Asia Tenggara, terutama yang tergabung dalam PEPIAT untuk memperkuat ukhuwah dan konsolidasi untuk kejayaan Islam di kawasan Asia Tenggara, bahkan dunia.

“Islam di Asia Tenggara harus berjaya. Meskipun kita mengetahui bahwa tantangan bagi umat Islam saat ini semakin berat,” kata Zuhad Aji.

Muktamar kali ini dihadiri oleh enam organisasi anggota PEPIAT, yakni Himpunan Mahasiswa Islam Penyelamat Organisasi (HMI-MPO), Pelajar Islam Indonesia (PII), Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM), Persatuan Pelajar Islam Kamboha (CAMSA), Persatuan Pelajar Islam Thailand (TMSA), Persatuan Pelajar Islam Filipina (FAMSA), dan National University of Singapore Muslim Society.

Muktamar kali ini mengukuhkan Presiden PKPIM, Saudara Farhan Rosli sebagai Setiausaha Agung PEPIAT masa jabatan 2019-2021.

HMI mengutus lima perwakilan untuk menghadiri dan mensukseskan Muktamar Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara (PEPIAT) yang digelar di Internasional Islamic University Malaysia (IIUM), Malaysia pada tanggal 1-4 November 2019.

Peserta Muktamar berkesempatan bertemu dengan YB Dato’ Seri Anwar Ibrahim. Peserta juga berkesempatan berdiskusi dengan Senator Dewan Negara Malaysia YB Ismail Yusof, Dr. Pimpinan Majlis Permesyuaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nurwahid, dan Presiden PKPIM ke-18 dan Setiausaha Agung PEPIAT 1988-1990 Tn. Mustafa Kamil Ayyub. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here