Sapi Ini Mengunjungi Toko Kain Setiap Hari untuk Bersantai di Bawah Kipas

News18

Indonesiainside.id, Andhra Pradesh- Setiap hari, selama enam bulan terakhir ini, seekor sapi liar memasuki toko pakaian lokal di Andhra Pradesh, India, dan duduk di sana selama berjam-jam, lalu pergi begitu saja.

Dalam satu kejadian lucu, sebuah toko pakaian di India telah menerima kunjungan ‘tamu istimewa’, sebuah sapi, yang secara teratur selama enam bulan terakhir.

Menurut pemilik toko, Polimera Obayya, hewan itu masuk ke dalam bangunan di Kota Mydukur di distrik Kadapa, musim panas lalu dan beristirahat di bawah kipas angin selama dua hingga tiga jam sebelum pergi, kutip media India, News18, hari Selasa (12/11).

Menurut Deccan Herald, tradisi yang ditetapkan oleh sapi ini dimulai selama bulan-bulan musim panas.

Sapi yang tersesat ini diperkirakan secara acak memilih toko ini dan memutuskan untuk duduk di dalamnya. Pelanggan yang panik membuat keributan dan pemilik toko Polimera Obayya mencoba mendorongnya keluar.

Sayangnya,  hewan ini tetap tidak bergerak.

“Sejak itu, dia biasa datang ke toko kami setiap hari. Awalnya, kami pikir itu akan memengaruhi bisnis kami.

“Tapi penjualan kami terus tumbuh. Menariknya, itu tidak merusak tempat,” kata pemilik showroom kain Sri Sairam.

“Itu (Sapi) datang setiap hari dan duduk di bawah kipas. Tetapi jika kita mematikan kipas, ia hanya berjalan pergi. Tidak pernah menyusahkan pelanggan mana pun, buang air kecil atau mengotori kasur putih yang menutupi lantai, “kata Obayya kepada harian itu.

Obayya memutuskan untuk menjadikan sapi ini sebagai maskot tokonya setelah orang-orang mulai bertanya tentang ‘Toko Sapi’. Wanita juga menawarkan pisang dan menyembah sapi dengan kunyit dan vermillion. Dan setelah semua ini, Obayya mengatakan penjualannya telah meningkat sejak sapi itu sering masuk toko.

Masyarakat India  dipercaya sapi dan kotoroannya sebagai hewan yang suci. Mereka menyembah dan mengagungkan sapi, bahkan membunuh sapi bisa dijatuhi hukuman mati.

Karena itu, di India, sapi bisa berjalan seenaknya tanpa gangguan di jalanan yang macet. Selain disembah, hewan itu didekorasi selama festival; orang-orang suci mengambil kotorannya, dengan dahi mereka dioleskan vermillion, untuk mencari keberuntungan. (CK)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here