Serangan Bom Menewaskan 10 Orang di Suriah Utara

Indonesiainside, Al Bab-Setidaknya 10 warga sipil tewas dan 30 lainnya cedera dalam serangan bom pada hari Sabtu di Suriah utara, lapor koresponden Anadolu Agency.

Serangan datang dari dua kendaraan bermuatan bom di stasiun bus di distrik al-Bab, daerah yang dibersihkan oleh Turki dari unsur teroris pada tahun 2016.

Dalam sebuah ciutan di Twitter, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan serangan hari Sabtu di terminal bus menewaskan sepuluh dan melukai lebih dari 15 orang. Kantor berita Turki Anadolu yang dikelola pemerintah kemudian memberikan korban lebih tinggi sedikitnya 18 tewas dan 30 terluka, mengutip kementerian pertahanan.

Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, mengatakan 19 orang tewas dalam ledakan itu, 13 di antaranya warga sipil. Kelompok itu mengatakan 33 orang terluka, beberapa dari mereka serius.

Ledakan juga membakar sejumlah besar kendaraan dan merusak bangunan di dekatnya.

Al-Bab sebagian besar dibebaskan dari unsur-unsur teroris pada tahun 2016 sebagai bagian dari Operasi Perisai Eufrat militer Turki.

Sejak 2016, Turki telah melakukan tiga operasi militer besar di Suriah utara – Euphrates Shield, Olive Branch, dan Spring Peace – dengan tujuan membersihkan wilayah unsur teroris.

Turki pada 9 Oktober meluncurkan Operation Peace Spring untuk melenyapkan YPG / PKK dari Suriah utara di sebelah timur Sungai Eufrat untuk mengamankan perbatasan Turki dari pemberontakan, membantu dalam pengembalian yang aman bagi para pengungsi Suriah, dan memastikan integritas wilayah Suriah.

Ankara ingin agar YPG / PKK menarik diri dari wilayah tersebut sehingga zona aman dapat dibuat untuk membuka jalan bagi pengembalian yang aman bagi sekitar dua juta pengungsi.

Pada 22 Oktober, Ankara dan Moskow mencapai kesepakatan di mana YPG / PKK yang  danai AS mundur 30 km (18,6 mil) selatan perbatasan Turki dengan Suriah, dan pasukan keamanan dari Turki dan Rusia akan melakukan patroli bersama di sana.

Lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang Suriah PKK, yang beraliran Komusme-Marxisme dan didukung AS. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here