11 Warga Sipil Gugur dalam Sebuah Serangan Udara di Aleppo

Indonesiainside.id, Aleppo – Sedikitnya 11 warga sipil, termasuk delapan anak-anak gugur dalam serangan udara dan serangan artileri di sebuah sekolah di Aleppo, Suriah barat laut.

Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) melaporkan pada hari Senin bahwa serangan terjadi di Kota Tal Rifaat yang dikuasai Kurdi saat siswa meninggalkan gedung dan melukai 21 lainnya.

Kelapa SOHR Rami Abdel Rahman dikutip AFP mengatakan sebagian besar dari mereka yang tewas dalam serangan itu telah dipindah dari wilayah barat laut Suriah ke Afrin, yang telah diduduki oleh pasukan Turki tahun lalu.

Kota strategis Tal Rifaat adalah sekitar 20 kilometer selatan perbatasan Turki dan telah menjadi bentrokan reguler antara pasukan yang didukung Turki dan militan Kurdi dari Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), milisi berhaluan Komunisme-Marxisme.

Ankara memperingatkan tahun lalu untuk meluncurkan serangan balik perbatasan untuk menetralkan Tal Rifaat setelah mengambil Afrin dari militan YPG yang didukung AS.

Rusia, pada Oktober setuju untuk bekerja dengan Turki untuk mengusir YPG dari Tal Rifaat, tetapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada awal November bahwa ‘kelompok teroris’ Kurdi belum benar-benar meninggalkan daerah itu

Tal Rifaat dipegang oleh para milisi Kurdi setempat yang dipindahkan dari Afrin, kata kepala Observatorium.

Pasukan Rusia dan pasukan rezim juga saat ini dikerahkan di dalam kota, Abdel Rahman menambahkan.

Populasi kota itu awalnya sebagian besar terdiri dari orang Arab dan Turkmen, tetapi serangan Afrin di Ankara tahun lalu mengirim gelombang keluarga Kurdi yang terlantar ke daerah itu.

Turki pada Oktober meluncurkan operasi melawan terorisme yang dijuluki “Mata Air Perdamaian” di selatan perbatasannya melawan pasukan YPG/PKK  yang dipandang AS dan Eropa sebagai teroris.

Dalam dua bulan sejak operasi dimulai, pihaknya telah membentuk apa yang disebut “zona aman” di jalur sepanjang 120 kilometer (70 mil) di sepanjang perbatasan selatannya, di mana ia mengatakan ingin memukimkan kembali pengungsi Suriah.(CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here