Namibia Tawarkan Proyek Infrastruktur ke Indonesia

Menlu Retno Marsudi (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Kerja Sama dan Hubungan Internasional Namibia, Netumbo Nandi-Ndaitwah. Foto: Kemlu

Indonesiainside.id, Bali – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi hari ini bertemu dengan Menteri Kerja Sama dan Hubungan Internasional Namibia, Netumbo Nandi-Ndaitwah, di Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 di Nusa Dua, Bali. Pertemuan dua menteri perempuan tersebut di antaranya membahas tentang peluang kerja sama proyek infrastruktur.

“Pembahasan ini adalah hasil lanjutan dari pertemuan sebelumnya, yaitu saat kunjungan Presiden Namibia ke Indonesia pada Agustus 2018,” ujar Menlu Retno di sela-sela BDF, Kamis (5/12).

Dalam pertemuan kali ini, Retno membeberkan, Pemerintah Namibia kembali menawarkan peluang kerja sama proyek infrastruktur. Selain itu, mereka juga terbuka dengan partisipasi BUMN Indonesia pada konstruksi perumahan rakyat di Namibia.

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama tersebut,” ucapnya.

Selain kerja sama bidang infrastruktur, kata Retno, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama

perdagangan. Retno menjelaskan, kerja sama itu melalui penurunan tarif masuk barang, dengan pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Southern African Customs Union (SACU).

“Namibia yang merupakan salah satu anggota SACU diharapkan dapat mendukung proposal pembentukan PTA Indonesia,” tutur Menlu Retno.

Retno mayakini dengan adanya kerja sama perdagangan tersebut, volume perdagangan kedua negara akan meningkat. “Kami juga sepakat untuk mendorong pemberdayaan wanita sebagai bagian penting dari pembangunan di masing-masing negara dan kawasan,” ujarnya. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here