Bintang TV Meksiko Meninggal karena Infeksi Parasit setelah Mengonsumsi Daging Babi

Sebastian Ferrat (41)/RT

Indonesiainside.id, Aktor Sebastián Ferrat, yang dicintai di negara asalnya, Meksiko, telah meninggal setelah perjuangan panjang dan mengerikan dengan infeksi yang menurut laporan akibat mengkonsumsi daging babi.

Para penggemar sangat sedih ketika Sebastián Ferrat, 41, meninggal pada hari Ahad setelah pertempuran panjang dengan penyakit serius yang diidentifikasi oleh media lokal sebagai sistiserkosis, infeksi parasit yang menyerang otak, otot, atau jaringan lainnya setelah mengkonsumsi daging babi, kutip RT.

Menurut laporan, aktor yang terkenal karena perannya dalam berbagai drama televisi,  menderita koma selama beberapa bulan di rumah sakit sebelum akhirnya menyerah pada infeksi.

Sementara sistiserkosis dapat tertular dengan makan daging babi, kondisi yang mengerikan sebenarnya adalah hasil dari makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh telur cacing pita dari kotoran manusia.

Dalam beberapa kasus, babi terinfeksi dengan memakan telur cacing pita – yang berasal dari manusia.

Sistiserkosis  termasuk dalam daftar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dari apa yang disebut “penyakit terbengkalai” – sekelompok penyakit yang sebagian besar bertahan dalam kondisi tropis dan subtropis dan memengaruhi “populasi yang hidup dalam kemiskinan, tanpa sanitasi yang memadai dan kontak dekat dengan vektor infeksi dan penyakit menular binatang.”

Sayangnya, kasus Sebastian Ferrat membuktikan bahwa infeksi dapat menyerang siapa saja, bahkan bintang TV pun tidak aman.

Sebastián Ferrat memperoleh popularitas setelah berpartisipasi dalam musim ketiga dan keempat dari opera sabun The Lord of the Skies, sebuah drama kriminal di mana aktor Meksiko yang bernasib malang itu memerankan tokoh penjahat Juan Antonio, El Marcado.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here