Menlu Retno Gandeng Rival Cina untuk Kelola Perairan Natuna

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, bertemu para pelaku usaha biro perjalanan dan perikanan Vietnam di Ho Chi Minh City, Vietnam, Kamis (16/1). Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Ho Chi Minh City – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengadakan pertemuan dengan Country Market Manager Traveloka Vietnam, Huynh May Thy; General Director Hai Nam Co Ltd, Nguyen Thi Thu Sac, serta; perusahaan importir perikanan di Ho Chi Minh City. Dalam pertemuan tersebut, Retno berusaha untuk mendorong investasi Vietnam di Indonesia.

Dia mengungkapkan, ada beberapa hal yang dilakukan Pemerintah RI, salah satunya terkait penerbangan langsung dari Indonesia ke Vietnam. Selain menegosiasikan hal tersebut, Menlu Retno juga menginginkan perusahaan Hai Nam Co Ltd dapat berinvestasi lewat skema joint venture dengan perusahaan Indonesia, untuk membangun pabrik pengolahan perikanan di Tanah Air.

“Indonesia mengundang chairman (pemimpin perusahaan) Hai Nam Co Ltd berkunjung ke Indonesia untuk melihat potensi perikanan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Natuna,” ucap dia di sela-sela pertemuan, Kamis (16/1).

Hai Nam Co Ltd adalah perusahaan perikanan swasta yang berdiri pada 1982 dan memiliki 2.500 pegawai. Hai Nam juga telah mengekspor sea food ke beberapa negara yang menjadi rival Cina seperti AS, Jepang, Eropa, dan Taiwan. Hai Nam saat ini mengimpor produk perikanan dari beberapa negara termasuk Indonesia.

Retno juga mengungkapkan keinginannya untuk membuka jalur penerbangan langsung Indonesia-Vietnam oleh maskapai Indonesia. “Saya telah dan akan terus berkomunikasi dengan menlu Vietnam untuk memfasilitasi izin pembukaan jalur langsung tersebut bagi maskapai-maskapai Indonesia,” tuturnya.

Retno percaya, cara ini akan turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan Indonesia ke Vietnam. Menurut dia, konektivitas penerbangan tersebut akan diwujudkan melalui pembukaan jalur penerbangan langsung dari Ho Chi Minh City ke Denpasar Bali.

“Kami perkirakan sebesar 20 persen dan dilihat dari jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia sebesar 21 persen pada 2019,” ujar Retno. (AIJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here