AS Dituduh Sengaja jadikan Palestina sebagai Wilayah yang Dikuasai Israel

Hanan Ashrawi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Ramallah-Warga Palestina pada hari Ahad menuduh Amerika Serikat berusaha menjadikan negara itu sebagai negara bagian masa depan dari wilayah yang dijajah Israel, lapor kantor berita Cina Xinhua melaporkan.

“Pemerintah AS ingin mengubah Palestina menjadi kantor kecil di entitas di bawah kendali Israel,” kata Hanan Ashrawi, anggota Dewan Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina.

“AS adalah kaki tangan pendudukan Israel atas wilayah Palestina, dengan mengambil langkah-langkah sepihak termasuk menjatuhkan masalah pengungsi Palestina, perbatasan, Yerusalem dan melegalkan aktivitas permukiman karena melanggar hukum internasional, “tambahnya.

Dia mengatakan perjanjian perdamaian AS, yang dikenal sebagai “Kesekapakatan Abad Ini,” tidak akan mengarah pada perdamaian, keamanan atau stabilitas karena pemerintah AS “hanya memperhitungkan kepentingan Israel.”

Ashrawi mengatakan pengumuman berulang-ulang AS tentang rencana perdamaian adalah upaya untuk “mencegah pihak lain datang dengan inisiatif politik untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.”

Pada hari Senin, Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O’Brien mengatakan rencana perdamaian Timur Tengah yang telah lama ditunggu-tunggu dapat diajukan sebelum pemilihan Israel pada bulan Maret.

Hanan Daoud Khalil Ashrawi (73), lahir di Ramallah,  sarjana Palestina beragama Kristen Anglikan, salah seorang jurubicara Palestina  dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang sekuler, dan pernah dimpimpin oleh Yasser Arafat. (CK)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here