Wabah Corona di Cina, Indonesia Tutup Sementara Penerbangan ke Wuhan

Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto: Bantolo/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapka bahwa Pemerintah Indonesia saat ini menutup penerbangan ke Kota Wuhan, Cina. Kebijakan ini menyusul keterangan Pemerintah Cina yang menyatakan adanya wabah virus corona yang pertama kali muncul dari daerah Wuhan.

Pemerintah Cina bahkan sudah mengumumkan setidaknya virus itu telah memakan korban jiwa sebanyak 25 orang dan menjangkiti lebih dari 830 orang sejak pertama kali muncul akhir tahun lalu. Saat ini, Kota Wuhan sudah diisolasi dengan tidak ada seorang pun yang diperkenankan masuk dan keluar dari kota itu.

Budi mengatakan, sebelumnya ada beberapa maskapai nasional yang melakukan penerbangan ke Kota Wuhan. “Ada Lion Air dan Citilink. Bahkan sejak kemarin penerbangan dari Wuhan sudah kosong. Kami sementara ini menutup penerbangan ke sana,” ungkap Budi ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (24/1).

Virus corona telah membuat geger warga dunia. Pasalnya, selain dapat menyebar dengan sangat cepat, virus itu juga menyebabkan kematian pada banyak orang di beberapa negara dunia, utamanya di Cina.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kemungkinan besar virus itu berasal dari ular. WHO memberi nama virus tersebut 2019-nCoV. Kehadiran virus corona (coronavirus) terdeteksi pertama kali di Wuhan, Cina.

Kini, virus tersebut telah menyebar ke Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat. Ratusan orang telah terinfeksi virus yang memiliki kedekatan dengan virus MERS dan SARS itu.

Virus MERS, biasanya disertai gejala batuk, demam, dan sesak nafas yang sering berkembang menjadi pneunomia. Kasus MERS pernah terjadi khususnya di kawasan Semenanjung Arabia. Sementara, gejala SARS yang sering terjadi yaitu berupa demam, kedinginan, dan sakit tubuh yang biasanya berkembang menjadi pneunomia. (AIJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here