Efek Rudal Iran, Makin Banyak Serdadu Amerika Gegar Otak

Indonesiainside.id, New York – Sebanyak 34 tentara Amerika didiagnosa cedera otak atau gegar otak akibat serangan rudal Iran terhadap pangkalan-pangkalan di Irak awal bulan ini. Pentagon menyebutkan sebagian mereka kini tengah menjalani perawatan.

“Hampir separuhnya kembali bertugas di Irak tetapi sisanya masih dirawat di Jerman atau kembali di Amerika,” ujar juru bicara Pimpinan Pentagon, Jonathan Hoffman kepada wartawan, Sabtu(251/).

Pentagon memperingatkan jumlah pasukan yang menderita akibat dari serangan-serangan rudal itu bisa bertambah.

“Ini hanya untuk sementara,” katanya.

Ia juga mengatakan “besar kemungkinannya” lebih banyak lagi tentara yang cedera dibawa kembali ke AS untuk melanjutkan perawatan mereka. Karena gejala gegar otak bisa jadi muncul beberapa waktu kemudian.

Para pejabat AS awalnya mengatakan tidak ada pasukan AS yang cedera setelah serangan rudal 8 Januari di Pangkalan Udara al Asad di Irak.

Pekan lalu, pejabat pertahanan AS mengatakan 11 tentara dievakuasi dari Irak karena mengalami gejala menyerupai gegar otak. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here