Rumah Sakit Hong Kong Tempatkan Pasien Corona di Ruangan yang Salah

Ilustrasi tenaga kesehatan tangani pasien corona. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Hong Kong – Para pejabat kesehatan di Hong Kong meminta maaf kepada masyarakat karena menempatkan seorang pasien penderita virus corona di ruangan atau bangsal yang salah. Hal itu sempat memicu pasien lain dan keluarganya mengalami kekhawatiran akan keselamatan anggota keluarganya.

Dikutip dari South Cina Morning Post, otoritas Rumah Sakit Tuen Mun, mengungkap pasien tersebut adalah seorang wanita berusia 62 tahun yang terinfeksi Virus Corona sepulang dari Wuhan. Dia dirawat di bangsal itu selama 4 jam tanpa tekanan ruangan negatif, yang dirancang untuk mencegah penyebaran kuman atau cairan tubuh.

Direktur Kualitas dan Keamanan Rumah Sakit Tuen Mun, Chung Kin-lai, bahkan menuturkan kesalahan itu dapat membuat pasien, dokter, dan staf lain dalam kondisi bahaya. “Kami ingin meminta maaf atas insiden ini dan penanganan yang tidak sempurna,” ucap Chung, Sabtu (2/1).

Wanita tersebut merupakan korban ketiga dari total lima kasus Virus Corona yang terkonfirmasi di Hong Kong. Chung sempat menceritakan kronologi terjadinya kesalahan penempatan bangsal pada pasien itu.

Dia menjelaskan ada satu pasien yang ketika diperiksa tidak memiliki infeksi, lalu dipasien tersebut ditahan di bangsal itu dengan tekanan ruangan negatif. Kemudian, datang wanita tersebut yang terkonfirmasi mengalami infeksi, tetapi lalu ditempatkan di ruangan yang dirancang hanya untuk perawatan luka.

Sebelumnya, Chung mengkonfirmasi ada dua kamar yang sedang digunakan pasien terinfeksi corona, sehingga wanita tersebut ditempatkan di ruang ketiga sambil menunggu pengobatan sela 3 hingga 4 jam. Tetapi kemudian, Chung menyadari bahwa ruangan yang sedang dipakai oleh wanita tersebut bukan ruangan dengan tekanan negatif.

Tanggapan Chung mengejutkan beberapa pihak rumah sakit. Bahkan, salah satu perawat yang tidak disebut namanya mengatakan, dokter terus menerus merawat pasien di ruangan yang sama. Para perawat tidak diberikan arahan oleh dokter maupun rumah sakit.

Tetapi, Chung mengaku dampak kesalahan tersebut masih diperiksa. “Kita perlu memeriksa risiko lebih lanjut,” katanya seraya menambahkan keterangan bahwa ruangan tersebut sudah dibersihkan. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here