Cegah Corona Meluas, Malaysia Imbau Masyarakat Tunda Pertemuan Massal

Ilustrasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia memberikan imbauan agar warganya menunda pertemuan massal demi meminimalkan penyebaran Covid-19.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah melarang warga yang mengalami gejala infeksi pernapasan tak mendatangi tempat ramai, termasuk kegiatan keagamaan.

“Mereka yang memiliki gejala disarankan untuk menjaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain,” ujar Hisham, Kamis, kutip the Star Malaysia, Kamis(12/3).

Hisham mencontohkan acara keagamaan yang melibatkan sekitar 10.000 orang dari berbagai negara yang digelar di Sri Petaling, Kuala Lumpur, sepanjang 27 Februari hingga 1 Maret lalu.

Usai acara itu, seorang warga Brunei terinfeksi Covid-19 dari acara itu dan kini menulari anggota keluarganya.

Kementerian Kesehatan Brunei mengatakan hingga saat ini total 11 orang terinfeksi terkait pengajian itu.

Hingga saat ini investigasi kemungkinan kasus baru masih terus dilakukan, termasuk pelacakan orang yang kontrak dengan pasien dan perintah karantina.

Kementerian Kesehatan Brunei telah menguji lebih dari 100 sampel untuk diagnosis Covid-19, sebanyak 66 di antaranya dinyatakan negatif.

Lewat Twitter, Hisham mendesak para peserta pengajian itu menghubungi otoritas kesehatan masing-masing, agar virus korona tipe baru itu tak menyebar.

Dia juga meminta warga Malaysia untuk tidak bepergian ke luar negeri, terutama ke negara-negara yang terkena dampak Covid-19, dan menerapkan pola hidup sehat.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here