Jenderal Akar: Pasukan Turki akan Tetap Berada di Idlib

Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar (Hurriyet)

Indonesiainside.id, Ankara-Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar Kamis (12/3) pagi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Turki akan mempertahankan kehadirannya di Provinsi Idlib, Suriah, tepat di seberang perbatasan selatan Turki. Sementara delegasi Turki dan Rusia melanjutkan pembicaraan mengenai gencatan senjata di Idlib, di selatan perbatasan Turki.

Akar menolak setiap klaim yang mengatakan bahwa Turki telah menarik diri dari wilayah barat laut Suriah itu. Berbicara kepada wartawan di Ibu Kota Ankara, dia juga membahas tentang pembicaraan pejabat militer Turki dan Rusia mengenai patroli bersama di Idlib, berdasarkan ketentuan gencatan senjata yang dicapai pekan lalu

“Delegasi militer Rusia tiba dan pembicaraan berlanjut. Kami mencapai banyak kesepakatan,” ujar Akar.

Dia menambahkan bahwa pasukan Turki telah diperintahkan untuk bertindak sepantasnya jika gencatan senjata dilanggar dan serangan berlanjut. “Semua orang siap setiap saat … Kami akan terus memulai kembali dari tempat kami meninggalkan dan melukai mereka [pasukan rezim Assad],” tambah Akar.

Turki meluncurkan Operasi Perisai Musim Semi pada 27 Februari, setelah 34 tentara gugur dalam serangan udara rezim Bashar al-Assad di Idlib. Turki menilai Suriah berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata sebelumnya. Di bawah kesepakatan 2018 dengan Rusia, pasukan Turki dikerahkan ke Idlib untuk melindungi warga sipil dari serangan rezim dan sekutunya.

Akar menambahkan bahwa lima teroris terkemuka yang berafiliasi dengan YPG/PKK telah dinetralkan dalam operasi yang didukung pertahanan udara dan intelijen di Irak utara.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here