Bahrain Tuduh Iran Lakukan Serangan Biologis Melalui Covid-19

Mendagri Bahrain Shaikh Rashid bin Abdullah al Khalifa

Indonesiainside.id, Manamah – Pemerintah Bahrain menuduh Pemerintah Iran melakukan serangan biologis terhadap virus corona dengan menutupi penyebaran virus tersebut. Hal ini bermula karena banyaknya infeksi yang tercatat di seluruh wilayah Teluk usai melakukan perjalanan dari Iran dan Iran tidak memberikan cap pada paspor pendatang asal Bahrain.

“Dengan perilaku ini, Iran telah menyebarkan penyakit itu di berbagai negara. Menurut perkiraan saya, ini merupakan bentuk agresi biologis yang dilarang oleh hukum internasional, karena telah membahayakan keselamatan, kesehatan, dan keselamatan orang lain,” ujar Sheikh Rashid bin Abdullah Al Khalifa, Menteri Dalam Negeri Bahrain dalam cuitannya di Twitter, dilansir dari Al-Jazeera, Jum’at (13/3).

Tuduhan itu mendapatkan respon dari Pemerintah Iran. Staf Khusus Juru Bicara Parlemen Iran, Amir Abdollahian, mencuitkan di media sosial Twitternya yang mengatakan bahwa Amerika telah memerintah Bahrain yang menjadi penyebab utama perang biologis virus tersebut, bahkan menyangkal keberadaan virus corona.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, membantah bahwa alasan tidak mengecap paspor pendatang asal Bahrain, tidak ada hubungannya dengan virus corona. Dia meminta negara Teluk lain agar tidak mempolitisasi virus tersebut.

Sejauh ini, belum ada negara Teluk Arab yang melaporkan kematian karena virus corona. Tetapi Pemerintah Bahrain pada hari Rabu melaporkan 77 infeksi baru, mereka adalah warga yang dievakuasi dari Iran. Saat ini, Bahrain menjadwalkan penerbangan repatriasi yang kedua ke Iran yang akan direncanakan pada Kamis mendatang.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here