GNPF Ulama Pertanyakan Kepedulian Pemerintah terhadap Muslim India

Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak. Foto: Ahmad ZR/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak, mempertanyakan dukungan dan kepedulian Pemerintah Indonesia terkait solidaritas Muslim India. Hal itu disampaikan Yusuf, saat pertemuan ormas Islam di Kantor MUI Pusat, Jakarta, terkait nasib Muslim India, Kamis (12/3) kemarin.

“Keberadaan kita hanya semata-mata karena ketidakpedulian pemerintah atas kejadian demi kejadian terhadap umat Islam, baik di Indonesia maupun di negara mana pun,” ujarnya.

Menurut dia, upaya pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) harus konkret dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia dan politik bebas aktif. “Apakah pemerintah tidak mau tahu nasib umat Islam atau tidak mau ikut campur dalam dunia internasional, ini harus clear,” ujarnya.

Kendati demikian, dia bersyukur sekitar 21 perwakilan ormas Islam dapat berkumpul di MUI membahasakan langkah dan gerak untuk solusi kekerasan yang terjadi terhadap Muslim India. “Alhamdulillah pertemuan ini diwakili beberapa ormas Islam yang aktif dalam perjuangannya, seperti KH Shobri Lubis, Ustaz Slamet Maarif, Ibu Nurdiati Akma, dan lain-lain,” tutur Yusuf.

Dia menyatakan, MUI terus mendukung langkah pemerintah dalam menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. “Insya Allah kita bisa bentuk kerja sama agar pemerintah tersentuh hatinya, punya keterpanggilan dan kepedulian terhadap umat Islam,” katanya. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here