Kematian Tembus 1.000 Orang, Italia Jadi Sarang Kedua Virus Corona

Italia melakukan karantina total akibat virus corona. Foto: ist

Indonesiainside.id, Roma – Jumlah kematian akibat wabah virus corona (Covid-19) di Italia terus meningkat. Hingga Kamis(12/3), jumlah pasien infeksi virus corona yang meninggal dunia mencapai 1.016 atau melonjak 23 persen selama 24 jam.

Menurut data terbaru yang diberikan oleh Departemen Perlindungan Sipil Italia, jumlah total kasus di negara itu meningkat menjadi 12.839, tertinggi kedua di dunia setelah Cina, pusat penyebaran virus.

Pada Rabu, pemerintah Italia memperingatkan warga bahwa langkah-langkah pencegahan baru – termasuk mengunci toko, bar, dan kegiatan komersial lainnya yang lebih ketat akan memakan waktu setidaknya beberapa minggu untuk memperlambat penyebaran virus, kutip Anadolu Agency.

Kekhawatiran atas wabah Covid-19 juga menghantam pasar keuangan Italia, di mana indeks utama, FTSE MIB, ditutup jatuh hampir 17 persen pada Kamis, mencatat kerugian terburuk dalam sejarah.

Stigma Italia sebagai sarang virus di Eropa juga memberikan dampak besar pada lalu lintas bandara.

Kegiatan operasional di dua bandara di Roma – Fiumicino dan Ciampino – berkurang pada Kamis, setelah sejumlah besar penerbangan dibatalkan karena wabah virus corona.

Perusahaan yang menangani kedua bandara mengumumkan bahwa mulai 17 Maret, Fiumicino akan menutup Terminal 1, sementara semua operasi klaim bagasi dan check-in akan dilakukan di Terminal 3.

Bandara Ciampino, yang umumnya digunakan oleh penerbangan berbiaya rendah, akan sepenuhnya menutup terminal penumpang mulai 14 Maret.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here