PM Kanada Jalani Karantina Setelah Istrinya Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Ottawa – Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau akan menjalani karantina selama 14 hari setelah sang istri, Sophie Gregoire Trudeau, dinyatakan positif terjangkit Covid-19, menurut pernyataan Kantor Perdana Menteri Kanada pada Kamis (12/3) waktu setempat.

Sang perdana menteri sendiri tidak menunjukkan gejala-gejala infeksi virus tersebut, jelas pernyataan itu, seraya menambahkan “dia akan diisolasi dalam periode yang rencananya berlangsung selama 14 hari,” namun “pada tahap ini” tidak akan menjalani tes.

“Tidak ada risiko bagi orang-orang yang telah melakukan kontak dengan perdana menteri tersebut baru-baru ini,” lanjut pernyataan itu, mengutip Xinhua, Jumat(13/3).

Diungkapkan kantor PM Kanada bahwa istri Trudeau “baik-baik saja, dan telah mengambil semua tindakan pencegahan yang direkomendasikan dan gejalanya tetap ringan.”

“Petugas kesehatan akan “menghubungi mereka yang telah melakukan kontak dengan Ny. Gregoire Trudeau mengingat hal itu dianggap perlu,” imbuh pernyataan itu.

Selain itu, istri sang perdana menteri juga mengeluarkan pesan pribadi untuk menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang telah menghubunginya.

“Walaupun saya mengalami gejala infeksi virus yang tidak mengenakkan, saya akan segera pulih kembali,” tuturnya.

Istri Trudeau menunjukkan gejala mirip flu pada Rabu (11/3) malam waktu setempat sekembalinya dari Inggris usai melakukan pembicaraan di sana.

Menurut media setempat, ketiga anak pasangan Trudeau belum menunjukkan gejala.

Meski menjalani karantina, Trudeau dijadwalkan untuk menyampaikan pidato pada Jumat (13/3).

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here