Semua Masjid di Singapura Ditutup Selama 5 Hari, Shalat Jumat Diliburkan

Indonesiainside.id, Singapura – Singapura akan menutup 70 masjid di republik itu untuk sementara waktu mulai hari Kamis (12/3). Penutupan akan dilakukan selama lima hari untuk melakukan pembersihan dan desinfeksi, menurut Dewan Agama Islam Singapura (MUIS).

Dalam sebuah pernyataan dikutip kantor berita Bernama, hari Kamis, MUIS juga mengumumkan bahwa tidak akan ada shalat Jum’at di semua masjid. Langkah ini diambil setelah dua peziarah Jamaah Tabligh dinyatakan positif COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan Singapura.

Kedua orang anggota Jamaah Tabligh itu termasuk di antara 90 warga Singapura yang menghadiri pertemuan (ijtima’) di Masjid Seri Petaling, Kuala Lumpur, dari 27 Februari hingga 1 Maret.  MUIS mengatakan bahwa individu yang positif COVID-19 cenderung mengunjungi masjid di Singapyra sejak kembali dari Kuala Lumpur.

Sebagai tindakan pencegahan agar wabah tidak meluas, otoritas Singapura melakukan disinfeksi di beberapa masjid.  Menurut otoritas Singapura,  mulai hari Kamis (12/3) siang pukul 1 siang, empat masjid ditutup. Di antara masjid yang ditutup adalah Masjid Muttaqin, Masjid Kassim, Masjid Fatimah Hajjah dan Masjid Jamae Chulia.

Selain itu, semua kegiatan di masjid termasuk ceramah, kelas agama, kuliah dan taman kanak-kanak diliburkan selama dua minggu dari 13 Maret hingga 27 Maret. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here