WHO: Lockdown Tak Cukup Hentikan Pandemi Covid-19

Suasana kawasan London Bridge,Inggris, ditutup pada 24 Maret 2020. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengumumkan tindakan penguncian ketat yang mendesak orang untuk tinggal di rumah dan hanya meninggalkan rumah untuk berbelanja makanan pokok dan perjalanan penting ke dan dari tempat kerja. Foto: Agensi Anadolu

Indonesiainside.id, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyerukan kepada seluruh negara yang saat ini lockdown atau penguncian suatu wilayah, bahwa langkah tersebut tidak akan cukup untuk memberantas pandemi virus corona (covid-19). WHO menegaskan kepada negara-negara untuk mengambil langkah yang lebih agresif untuk menemukan, mengisolasi, menguji, merawat, dan melacak persebaran virus corona.

“Langkah-langkah ini tidak akan memadamkan epidemi. Kami meminta semua negara memikirkan ulang untuk menyerang virus corona baru. Buatlah opsi kedua,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam media briefingnya, dilansir dari India Today, Kamis (26/3).

“Meminta orang untuk tinggal di rumah dan menghentikan pergerakan populasi adalah mengulur waktu dan mengurangi tekanan pada sistem kesehatan. Tetapi dengan upaya mereka sendiri, langkah-langkah ini tidak akan memadamkan epidemi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan WHO meminta semua negara yang telah melakukan lockdown, agar mengambil langkah yang lebih konkrit, salah satunya mengembalikan keadaan ekonomi dan sosial yang telah tertekan. Saat ini, WHO mencatat ada lebih dari 18.000 orang telah meninggal dunia karena infeksi virus corona. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here