2300 Meninggal, Kasus Corona di Inggris Nyaris 30.000 Penderita

@latestly

Indonesiainside.id, London – Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Inggris mencapai 29.474 kasus atau bertambah 4.324 kasus dalam waktu 24 jam, seperti diungkapkan oleh Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris, Rabu(1/4).

Hingga Selasa (31/3) siang waktu setempat, dari jumlah orang yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan dirawat di rumah sakit, 2.352 di antaranya meninggal dunia atau naik 563 dalam waktu yang sama pada sehari sebelumnya, menurut data terbaru dari departemen tersebut.

Pangeran Charles, yang selesai menjalani karantina mandiri setelah dinyatakan terinfeksi Covid-19, memberikan pesan kepada masyarakat Inggris melalui rekaman video yang diunggah ke media sosial.

“Tidak seorang pun dapat menyebutkan kapan pandemi ini berakhir, namun hal ini akan berakhir. Hingga saat itu tiba, marilah kita semua mencoba dan hidup dengan harapan, beserta keyakinan terhadap diri sendiri dan orang lain, guna menantikan waktu yang lebih baik di masa mendatang,” ungkap Pangeran Wales berusia 71 tahun tersebut.

Sementara itu, pemerintah Inggris memaparkan bahwa pihaknya bekerja keras untuk mengamankan pasokan-pasokan medis yang sangat dibutuhkan dan memberikannya kepada para petugas medis yang berada di garis depan.

Pada akhir pekan ini, ribuan alat ventilator pertama akan mulai diproduksi dan diberikan kepada staf Layanan Kesehatan Nasional (National Health Services/NHS) pekan depan, tutur seorang pejabat pemerintah dalam konferensi pers harian terkait coronavirus.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here