Boris Johnson Keluar dari ICU, tapi Masih Dirawat di Rumah Sakit

PM Inggris Boris Johson. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, sempat berada di Intensive Care Unit (ICU) selama tiga hari untuk mendapatkan perawatan intensif terkait infeksi Covid-19. Dia dilarikan ke ICU untuk tindakan pencegahan virus ganas tersebut.

Koresponden Indonesiainside.id, Rafkha Gibrani melaporkan dari London, Perdana Menteri Inggris mendapat perawatan intensif selama tiga hari. Pada Kamis (9/4), kondisi kesehatan Johnson dinyatakan membaik. Namun, dia masih dirawat di rumah sakit St Thomas Hospital, Central London, untuk mencegah penularan.

Juru bicara Boris Johnson mengatakan, Perdana Menteri saat ini memiliki semangat untuk pulih yang sangat baik. Melanjutkan pernyataan dari juru bicara Johnson, Dominic Raab, sebagai sekretaris luar negeri memberikan imbauan dalam konferensi pers di Downing Street. Menurut dia, pemerintah Inggris belum selesai menerapkan aturan lockdown untuk Inggris.

“Kita belum selesai. Sudah tiga minggu kita sudah melihat dampak dari lockdown, namun angka kematian masih terus bertambah. Kita masih harus terus berusaha,” katanya.

Wacana untuk mencabut aturan lockdown per sektor industri cukup kuat dan diyakini sebagai cara terbaik selain mencabut aturan lockdown secara utuh. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here