Kemlu Benarkan Ada WNI ABK di Kapal Pesiar yang Meninggal Dunia

Kapal Pesiar Zaandam (www.cruisemapper.com)

Indonesiainside.id, Jakarta – Seorang WNI berstatus sebagai anak buah kapal (ABK) di Kapal Pesiar Zaandam meninggal dunia. WNI tersebut meninggal seusai dinyatakan positif mengidap virus corona (Covid-19) dan sempat dirawat di rumah sakit, Jumat (10/4).

Dilansir South Cina Morning Post, pejabat setempat telah mengonfirmasi kematian WNI tersebut. Peristiwa ini sekaligus menambah daftar kasus meninggal dunia di kapal yang sama menjadi lima orang.

Craig Mallak, pemeriksa medis dari Broward County, pada Kamis (9/4) waktu setempat mengonfirmasi kematian WNI berinisial WW itu. Diketahui, korban berusia 50 tahun dan meninggal dunia pada Rabu (8/4) atau enam hari setelah Kapal Zaandam diizinkan berlabuh di Florida.

Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) juga membenarkan informasi tersebut. Plt Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa memang benar terdapat WNI sebagai ABK di Kapal Zaandam yang meninggal dunia.

“Benar. Seorang WNI dengan inisial W bekerja di kapal pesiar Zaandam yang saat ini sedang berlabuh di Pelabuhan Laudardale Florida. Meninggal di RS di Florida,” ucap Faizasyah kepada Indonesiainside.id, Jum’at (10/4).

Kapal tersebut sempat menghabiskan waktu selama dua pekan di laut lepas tanpa adanya pelabuhan untuk berlabuh, setelah ditolak berbagai pelabuhan di Amerika Selatan. Juru bicara Holland America Line selaku perusahaan induk kapal itu, menyampaikan kronologi kejadiannya.

Mallak mengatakan, pada awal pekan ini, sudah ada tiga orang dinyatakan positif Covid-19 diatas kapal. Ada sekitar 1.200 penumpang yang diturunkan dari Kapal Zaandam. Zaandam berangkat dari Buenos Aires, Argentina pada 7 Maret, sehari sebelum Departemen Luar Negeri AS, menyarankan orang untuk menghindari perjalanan pelayaran, dan seminggu sebelum sebagian besar jalur pelayaran menghentikan pelayaran mereka. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here