Masih Tertinggi di Asia Tenggara: Filipina Laporkan 218 Kasus Baru Covid-19, Total 5.878 Kasus

Petugas kesehatan mengekstraksi darah dari pasien untuk membuat tes antibodi untuk Covid-19 di Rumah Sakit Dworska di Krakow, Polandia pada 16 April 2020. Agensi Anadolu/Omar Marques
Indonesiainside.id, Jakarta – Filipina mengonfirmasi sebanyak 218 kasus baru Covid-19 hari ini, Jumat (17/4), sehingga total menjadi 5.878 kasus. Departemen Kesehatan Filipina mengatakan, ada 25 pasien meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam, menjadikan total 387 kematian dengan tingkat fatalitas 6,6 persen.
Departemen Kesehatan Filipina juga mencatat 52 pasien sembuh dalam sehari terakhir, sehingga total menjadi 487. Hingga Kamis (17/4), Filipina telah menggelar 42.215 uji diagnostik Covid-19. Filipina menjadi negara di Asia Tenggara dengan catatan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi.
Menyusul kemudian Indonesia, Malaysia dan Thailand. Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menetapkan karantina di Pulau Luzon, pulau terbesar di mana ibu kota Manila dan wilayah terpadat Kota Quezon berada.
Duterte bahkan sempat memerintahkan polisi dan militer untuk menembak mati warga yang menggelar protes karena tidak meratanya distribusi bantuan makanan di Kota Quezon selama karantina wilayah. “Jika ada konflik dan membahayakan hidup Anda, tembak mati saja,” ujar Duterte.
Meski begitu, Istana Malacanang mengklarifikasi bahwa pernyataan Duterte itu sebatas ungkapan hiperbola, untuk menunjukkan betapa seriusnya pemerintah menghadapi persoalan pandemi ini. Sementara karantina wilayah di Luzon berakhir pada 30 April. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here