Update Covid-19: Singapura 9.125 Kasus, Indonesia 7.135 dan Filipina 6.599

Seorang staf medis melakukan uji cepat virus corona (Covid-19) untuk pengemudi taksi dan ojek daring dengan sistem drive-through di Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (20/4/2020). Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Indonesiainside.id, Jakarta – Angkas kasus Covid-19 di Asia Tenggara masih terus naik tajam. Hingga hari ini, Selasa (21/4), Singapura menempati kasus tertinggi Covid-19 di antara negara-negara di Asia Tenggara, disusul Indonesia dan Filipina.

Data terkini di Singapura mencatat 1.111 kasus Covid-19 baru dengan total pasien positif sebanyak 9.125 orang. Posisi kedua masih ditempati Indonesia dengan 7.135 kasus dan Filipina 6.599 kasus. Kemarin, Senin (20/4), berada di posisis keempat, namun hari ini ada rilis terbaru terkait pergerakan kasus virus mematikan dari Wuhan, Cina, tersebut.

“Sebagian besar kasus Covid-19 baru di Singapura berasal dari pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing,” demikian siaran pers Kementerian Kesehatan Singapura, dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/4).

Berselang beberapa jam lalu, pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19, mengonfirmasi sebanyak 7.135 kasus positif  Covid-19, dengan 842 pasien sembuh dan 616 pasien meninggal dunia.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan 375 kasus positif dalam 24 jam terakhir. “Jumlah pasien yang sembuh bertambah 95 orang (dalam 24 jam terakhir) menjadi 842 orang, sedangkan pasien meninggal bertambah 26 orang menjadi 616,” kata Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/4).

Yurianto menuturkan, 186.330 orang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), sebagian telah selesai dipantau. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 16.763 orang hingga hari ini.

“Ini (PDP) akan menjadi prioritas dalam pengecekan laboratorium (dengan metode PCR),” tutur dia.

Sejauh ini, Indonesia baru memeriksa 50.370 spesimen yang diambil dari 46.173 orang sejak pertama kali kasus Covid-19 dideteksi. Saat ini, hanya 37 laboratorium yang bisa beroperasi karena kehabisan reagen dari total 48 labotorium pemeriksaan sampel di Indonesia.

Reagen merupakan cairan yang digunakan untuk mengetahui reaksi kimia dalam pemeriksaan sampel spesimen kasus Covid-19. “Beberapa laboratorium terpaksa harus menghentikan aktivitas karena memang reagen-nya belum sampai. Kita pastikan besok beroperasi seluruhnya,” kata Yurianto.

Di bawah Indonesia, ada Filipina dengan total kasus positif sebanyak 6.599 orang. Filipina mengonfirmasi 140 kasus baru Covid-19 harin ini. Departemen Kesehatan Filipina mengatakan sebagian besar kasus itu terjadi di Pulau Luzon, di mana ibu kota Manila dan wilayah terpadat Kota Quezon berada.

Sementara sembilan orang meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah kematian menjadi 437, kutip the Philippine Star.

Departemen Kesehatan Filipina juga mengatakan 41 pasien sembuh sehingga total pasien sembuh menjadi 654 orang. Filipina memasuki pekan keenam karantina wilayah untuk membendung penyebaran virus SARS CoV-2 tersebut.

Saat ini, ada 17 laboratorium pengujian diagnostik yang terakreditasi dan tersebar di seantero Negara itu. Sementara pemerintah tengah menyiapkan akreditasi 40 laboratorium lainnya, dengan target pada akhir April dapat menggelar 8.000 tes setiap hari. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here