Pemulangan WNI ABK dari Kapal Pesiar Jerman sudah Capai 415 Orang

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemulangan WNI Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal pesiar di Jerman, yaitu Meinschef 4 dan 6 (MS), masih berlanjut. Sore ini (9/5), ada tambahan 120 WNI ABK akan tiba di Jakarta.

Pemulangan tersebut menyusul 239 WNI ABK yang sudah dipulangkan terlebih dahulu pada tanggal 2 Mei 2020 dari Kapal Pesiar AIDAstella dan AIDAnova yang juga dari Jerman. Proses pemulangan kru ini difasilitasi oleh seluruh perwakilan RI di Jerman, yakni KBRI Berlin, KJRI Hamburg, dan KJRI Frankfurt.

Selain itu, pemulangan WNI ABK Kapal Pesiar Meinschef 4 juga sudah melakukan repatriasi pada 16 April 2020. Sebanyak 56 kru dipulangkan pada saat itu.

Sebanyak 120 ABK yang sore ini akan tiba diterbangkan dengan menggunakan maskapai Qatar Airways dari dua bandara di Jerman, Frankfurt (QR-68, keberangkatan pukul 15.20 waktu setempat ) dan Munich (QR-58, keberangkatan pukul 16.10 waktu setempat) menuju bandara Doha di Qatar. Dari Doha mereka akan melanjutkan penerbangan ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Qatar QR-956. Direncanakan para kru akan tiba di Cengkareng pada sore Sabtu, 9 Mei 2020.

Dilansir dari keterangan resmi KBRI Berlin, pemulangan oleh group Mein Schiff dilakukan dalam kelompok dengan jumlah yang lebih sedikit. Sejauh ini pemulangan oleh group Mein Schiff yang tergabung dalam group Touristik Union International (TUI) cruises ini, dilakukan dengan menggunakan pesawat komersil.

Sebelumnya di hari yang sama, kru MS 4 dan MS 6 diberangkatkan dari pelabuhan Bremerhaven (sekitar 200 km dari Hamburg), dengan menggunakan bus ke Bandara Hamburg. Di Hamburg mereka dibagi menjadi 3 kloter.

Kloter pertama sebanyak 56 orang berangkat dari Hamburg menuju Frankfurt dengan pesawat Lutfhansa LH05, pukul 07.00. Kloter kedua sebanyak 37 orang, rute Hamburg – Munich dengan Lutfhansa LH2051, pukul 10.15. Serta kloter ketiga sebanyak 27 orang, dari Hamburg ke Frankfurt dengan pesawat Lutfhansa LH15, pukul 10.50.

Dari komunikasi melalui email yang dilakukan KBRI Berlin dengan Katharina Rinne, Director Revenue Management & Pricing, TUI Cruises, diketahui bahwa kru yang dipulangkan ke Indonesia adalah mereka yang masa kontraknya memang sudah habis atau akan habis dalam jangka waktu 30-60 hari mendatang. Akibat pandemi Covid-19, perusahaan secara praktis tidak lagi beroperasi sejak pertengahan Maret lalu.

Mengomentari pemulangan ini, Dubes RI Berlin, Arif Havas Oegroseno, menyebutkan bahwa sejauh ini koordinasi dengan para pihak perusahaan kapal pesiar Jerman dapat berjalan dengan baik. Semua perusahaan bertanggung jawab dan menanggung biaya pemulangan sesuai standar regulasi yang ada.

“Mereka semua bertanggung jawab untuk memulangkan kru nya. Karena memang secara aturan mereka berkewajiban untuk itu,” kata Havas melalui pernyataannya, Sabtu (9/5).

“Bahkan sampai untuk pengaturan setelah tiba di Indonesia nanti, mereka yang tanggung. Cuma memang kebijakan internal perusahaan berbeda-beda. Jadi ada yang koordinasi lebih lancar dibandingkan dengan yang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut Havas menyebutkan bahwa koordinasi antara tiga Perwakilan RI di Jerman (Berlin, Frankfurt dan Hamburg) terus dilakukan secara intensif. Dia mengingatkan bahwa beberapa hari ke depan pemulangan kru dalam jumlah yang jauh lebih masif sudah dalam persiapan di tahap akhir.

Dia juga menegaskan bahwa para kru kapal MS 4 dan 6 yang dipulangkan pada Jumat ini telah melalui serangkaian tes kesehatan sesuai dengan standar protokol yang ada. Masing-masing mereka juga dibekali dengan surat kelayakan perjalanan (fit to travel certificate) yang diperlukan saat ketibaan mereka di Jakarta. Dari Jakarta mitra perusahaan TUI Cruises, PT Demarine akan bertanggung jawab untuk mengatur kepulangan para kru ke daerah masing-masing, yang sebagian besar berasal dari Bali, Surabaya, dan Yogyakarta.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here