Takjil Drive-Through Jawab Kerinduan Masyarakat Indonesia di Australia

Indonesiainside.id, Canberra – Dampak pandemi Covid-19 yang juga turut dirasakan di Australia membuat WNI merasakan Ramadhn dengan pengalaman yang berbeda. Terlebih, mereka tidak dapat dapat berkumpul dengan sesama WNI di Australia karena kebijakan pembatasan sosial yang diberlakukan oleh Pemerintah Australia.

Atas dasar itu, KBRI Canberra bekerjasama dengan Australia-Indonesia Muslim Foundation-ACT (AIMF-ACT). Mereka mengadakan kegiatan ‘Takjil Drive-through’ atau pembagian takjil dengan mekanisme layanan tanpa turun (lantatur) untuk meningkatkan kebersamaan para WNI di Canberra saat melaksanakan ibadah puasa.

Kegiatan pembagian takjil dilakukan di KBRI Canberra dengan mekanisme yang umum dilakukan oleh berbagai restoran makanan siap saji. Masyarakat dan diaspora Indonesia yang tinggal di Canberra, Australian Capital Territory (ACT), turut meramaikan acara tersebut.

Sebelum mengambil takjil, mereka diperkenankan mendaftar terlebih dahulu di KBRI sesuai dengan jadwal yang ditentukan, dan tetap mematuhi pembatasan keramaian. Takjil dan makanan berbuka kemudian diberikan melalui jendela mobil oleh petugas KBRI yang menggunakan masker dan sarung tangan demi tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Kegiatan kali ini memang unik karena tidak seperti kegiatan buka puasa bersama yang biasa dilakukan di KBRI Canberra yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dan diaspora Indonesia di Canberra. Namun di tengah pandemi yang tidak biasa ini, terdapat kebutuhan untuk menciptakan solusi yang tidak biasa juga,” kata Duta Besar Indonesia untuk Australia merangkap Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo, dilansir dari pernyataan resmi KBRI Canberra, Rabu (13/5).

Kristiarto berharap agar semua masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada, tetap bisa melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan lancar. “Tugas kami adalah memastikan negara hadir bagi semua,” tambahnya.

Takjil khas Indonesia berupa kolak pisang dan nasi rendang menjadi menu yang diharapkan dapat mengobati kerinduan masyarakat Indonesia di Canberra akan tanah air.

Kristiarto juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk tetap kuat dan semangat dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan di tengah situasi sulit ini, disertai dengan harapan bahwa pandemi global dapat segera berlalu sehingga dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here