Ali Khamenei: Israel adalah Tumor Ganas yang Harus Dimusnahkan

Ali Khamanei. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Teheran – Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei menyebut Israel sebagai tumor ganas yang harus dimusnahkan. Hal ini disampaikan
dalam pidato tahunan untuk mendukung Palestina,
memperbarui ancaman terhadap musuh Timur Tengah Iran.

Pidato Khamenei, Jumat (22/5), menandai Hari Quds,  di Iran. Kali ini, tidak ada aksi demonstrasi massa yang didukung pemerintah di Teheran dan di tempat lain di Republik Islam, serta negara-negara sekutu Iran karena pandemi virus corona.

Iran meminta sebagian besar demonstran tinggal di rumah.
Khamenei berbicara kepada negara itu dalam pidato 30 menit yang ditayangkan di televisi negara, sebuah pidato langka oleh pemimpin tertinggi ketika pejabat lain di masa lalu memberikan pidato utama.

Dia berulang kali menyebut Israel sebagai kanker atau tumor selama pidatonya. Ia juga mengkritik Amerika Serikat (AS) dan Negara Barat, karena mendukung Israel dengan berbagai jenis alat kekuasaan militer dan non-militer, bahkan dengan senjata atom.

“Rezim Zionis adalah mematikan, pertumbuhan kanker akan merugikan wilayah ini. Tidak diragukan lagi itu akan dicabut dan dimusnahkan.” Kata Khameni, yang dilansir oleh laman dailymail.co.uk.

Setelah Revolusi Iran 1979,  Khomeini memerintahkan Hari Quds pertama diadakan pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan untuk mengkritik Israel. Almarhum pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat adalah di antara orang-orang pertama yang diundang ke Iran setelah revolusi. Arafat adalah seorang pemimpin Palestina yang didukung Barat.

Hari ini, Iran dan Israel tetap menjadi musuh dan Israel diyakini berada di belakang serangan udara yang menargetkan pasukan Iran di Suriah. Sementara itu Iran mendukung kelompok milisi Syiah bersenjata Hislzbullah di Libanon.

Khamenei juga membandingkan Israel dengan virus corona selama pidatonya, sambil mengatakan pandangan anti-Israelnya tidak anti-Semit.(CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here