Puluhan Warga Palestina Diculik Pasukan Israel dalam Serangan Fajar di Tepi Barat

Ilustrasi: Tentara Israel melakukan operasi malam hari

Indonesiainside.id, Tepi Barat – Pasukan keamanan Israel menculik sedikitnya puluhan warga Palestina dalam serangan besar-besaran di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sebuah pernyataan melaporkan. Kejahatan seperti ini adalah kegiatan harian pasukan Israel di Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, yang dibawa oleh Pusat Informasi Palestina, Kantor Media Asra mengatakan bahwa pasukan keamanan Israel menangkap 22 warga Palestina. Zionis membobol rumah mereka di kota-kota Qalqilya, Ramallah, Jenin, Betlehem dan al-Khalil (Hebron), di wilayah Tepi Barat, Kamis (21/5) dini hari.

Dilansir dari Press TV, mereka yang ditangkap oleh pasukan Israel dalam serangan itu, diantaranya ada mahasiswa, dan bahkan anak di bawah umur. Penduduk setempat mengatakan bentrokan sengit terjadi antara pasukan dan penduduk lokal Qalqilya.

Pasukan Israel secara berat dan sembarangan menembakkan peluru langsung ke pengunjuk rasa. Seorang warga Palestina berusia 19 tahun terluka dengan peluru tajam di kakinya dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, kata Kantor Media Asra.

Di tempat lain, bentrokan meletus antara pasukan Israel dan penduduk setempat di Ramallah di mana dua warga Palestina terluka, baik dengan peluru tajam atau baja berlapis karet. Pasukan penjajah juga menyerbu beberapa bagian lingkungan al-Isawiya di Yerusalem Timur di mana mereka menghentikan kendaraan di pintu masuk lingkungan dan menggeledah orang-orang. Penjajah menangkap seorang pemuda Palestina dan melakukan serangan di kamp pengungsi Shu’fat, yang berdekatan dengan Yerusalem Timur, tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here