Intip Lebaran Daring WNI di Yordania

Indonesiainside.id, Amman – Suasana kedaruratan dan keterbatasan dalam melaksanakan Idul Fitri di tengah pandemi juga terasa di Yordania, termasuk larangan keluar rumah. Pemerintah Yordania memutuskan pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H dilaksanakan di rumah masing-masing.

Suasana perayaan lebaran tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang penuh dengan kemeriahan, jabat tangan dan berpelukan, bahkan dengan acara makan-makan dan hiburan. Namun di tengah kenormalan baru, lebaran tahun ini tetap dirayakan tanpa kehilangan maknanya.

KBRI Amman bekerjasama dengan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) di Yordania mengadakan acara khutbat Idul Fitri dan Halal bi Halal secara daring. Acara silaturahmi daring ini diikuti oleh wakil masyarakat diaspora Indonesia di Yordania yang tersebar di sejumlah kota, yaitu Amman, Irbid, Mu’tah dan Aqaba.

Setelah mengikuti khutbah Idul Fitri, perwakilan dari simpul WNI yang terdiri dari pekerja migran, mahasiswa, dan ekspatriat, menyampaikan ucapan saling memaafkan dan selamat Idul Fitri. “Di tengah pandemi dan kenormalan baru, meskipun melalui sarana virtual, masyarakat diaspora WNI masih dapat merayakan rangkaian Idul Fitri tahun ini tanpa kehilangan makna. Semoga ini menjadi ibadah bagi kita semua!,” tegas Duta Besar Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmianto, dalam keterangan resminya, Selasa (26/5).

Selama bulan Ramadhan tahun ini, KBRI Amman bekerjasama dengan HPMI, untuk menyelenggarakan sejumlah kegiatan daring, yaitu pengajian mingguan, kuliah Ramadhan, lomba dakwah, lomba MTQ, diskusi dan webinar. Di luar kegiatan daring, sebagai bagian dari upaya pelayanan dan pelindungan WNI, KBRI Amman juga telah membagikan lebih dari 1.300 paket bantuan medis, sembako, dan juga BLT kepada para WNI yang terdampak oleh Covid-19. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here