Jerman Bentuk Aliansi Amankan Akses terhadap Vaksin Virus Corona

Ilustrasi vaksin. Foto: cbc

Indonesiainside.id, Berlin – Jerman akan membentuk aliansi baru dengan tiga negara Uni Eropa (UE) untuk mengamankan akses atas vaksin virus corona, surat kabar Jerman Handelsblatt melaporkan Kamis (4/6).

Menteri Kesehatan Jens Spahn menulis kepada Komisi Eropa bersama dengan rekan-rekannya dari Perancis, Italia dan Belanda untuk mengumumkan bahwa mereka bergabung untuk mencapai hasil tercepat dan terbaik terkait negosiasi dengan para pemain kunci dalam industri farmasi. Dilansir dari laman dw.com, keempat negara UE mengidentifikasi pengembangan vaksin sebagai salah satu masalah paling mendesak yang harus diatasi oleh Uni Eropa saat ini.

Jerman berkeinginan untuk memastikan UE akan memiliki akses vaksin atas kekhawatiran bahwa Cina atau Amerika Serikat (AS) dapat berupaya mengendalikan pembelian vaksin potensial nantinya. AS mendapatkan hampir sepertiga dari 1 miliar dosis pertama yang direncanakan untuk vaksin eksperimental perusahaan farmasi AstraZeneca dengan menjanjikan dana $1,2 miliar atau hampir mencapai Rp17 triliun.

AstraZeneca adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang saat ini juga sedang dalam pembicaraan dengan Jerman. Keempat negara UE mungkin sedang dalam pembicaraan dengan anggota non-UE lainnya tentang kerja sama untuk pengadaan vaksin, termasuk Singapura, Inggris dan Jepang.

UE juga bersiap untuk menggunakan dana sebesar €2,4 miliar atau sekitar Rp38 triliun untuk melakukan pembelian vaksin di awal, lapor kantor berita Reuters. Penggunaan dana darurat belum diumumkan secara resmi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here