Eropa Desak AS untuk Bergabung dengan Upaya Perdamaian Timur Tengah

Bendera Uni eropa
Bendera Uni eropa berkibar di depan kantor pusatnya di Brussels, Belgia. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Brussels – Menteri luar negeri Uni Eropa (UE) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk bergabung dengan upaya baru untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai yang telah lama terhenti antara Israel dan Palestina.  Dilansir Arab News, UE juga menyatakan menolak rencana Timur Tengah oleh Presiden AS Donald Trump sebagai dasar untuk setiap pelanggaran internasional.

Berbicara setelah memimpin pertemuan virtual antara para menteri, termasuk Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kepala kebijakan luar negeri UE, Josep Borrell mengatakan orang-orang Eropa menolak rencana AS karena melanggar resolusi PBB.

“Kami menjelaskan bahwa penting untuk mendorong Israel dan Palestina untuk terlibat dalam proses politik yang kredibel dan bermakna,” kata Borrell. “Bagi kami, tidak ada cara lain selain melanjutkan pembicaraan.” Tetapi dia bersikeras bahwa setiap inisiatif baru harus menghormati parameter yang disepakati secara internasional.”

Rencana Trump disambut oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tetapi Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolaknya, dan menyebutnya omong kosong. Negara-negara Teluk Arab juga menolak rencana Gedung Putih karena bias kepentingan.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas juga menekankan perlunya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di wilayah ini dan menemukan cara bagi kedua belah pihak untuk berbicara dan bernegosiasi satu sama lain.

“Format multilateral tentu bisa menjadi kerangka kerja yang tepat untuk ini, dan kami siap untuk mendukung inisiatif apa pun dalam arah ini. Dan saya akan senang jika rekan kami dari Washington juga siap untuk melakukan ini,” kata Maas.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here