Uni Eropa Larang Wisatawan AS Datang Meski Obyek Wisata Dibuka Mulai 1 Juli Nanti

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Uni Eropa berencana akan membuka kembali obyek wisata pada 1 Juli setelah menerapkan lockdown selama beberapa bulan. Namun, blok beranggotakan 27 negara itu akan melarang masuk wisatawan dari Amerika Serikat dan sejumlah negara lain yang belum berhasil mengendalikan wabah Covid-19 dengan efektif.

Setelah melewati sejumlah putaran negosiasi dalam beberapa pekan terakhir, para diplomat senior UE di Brussel menyelesaikan daftar akhir berisi negara-negara yang dianggap aman dan para wisatawannya diizinkan memasuki blok tersebut, lapor surat kabar New York Times.

Karena AS mencatat jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 terbanyak di dunia, maka “kemungkinan besar tidak” akan disertakan dalam daftar akhir tersebut, papar surat kabar itu.

Eksklusi terhadap AS, yang merupakan sumber pariwisata penting bagi UE, “mewakili kritik keras” terhadap penanganan pandemi oleh pemerintah negara tersebut, tambahnya.

Rusia juga merupakan satu dari puluhan negara lain yang dianggap terlalu berisiko oleh para diplomat UE.

Negara-negara yang masuk dalam daftar aman dinilai antara lain berdasarkan tingkat kasus infeksi dan kredibilitas pelaporan data mereka. Daftar tersebut akan diperbarui setiap dua pekan.

Daftar aman ini belum final, dan masih perlu diresmikan di pemerintahan negara-negara anggota, sebut laporan itu. Namun, para pejabat UE “tidak memperkirakan daftar tersebut akan berubah.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here